Loading

Ketik untuk mencari

Iran Palestina

Media Ibrani: Data Detail dan Informasi Akurat Ribuan Tokoh Penting Israel Jatuh ke Tangan Iran

Media Ibrani: Informasi Ribuan Tokoh Israel Jatuh ke Tangan Iran

POROS PERLAWANAN – Harian Israel Hayom dalam laporannya pada Minggu malam 24 November menyatakan, Iran berhasil mendapatkan detail akurat terkait informasi pribadi ribuan orang Israel, termasuk para petinggi lembaga-lembaga keamanan.

“Badan-badan Intelijen Iran telah mengumpulkan detail pribadi dan eksklusif ribuan orang Israel, baik di dalam atau luar Israel. Mereka telah diklasifikasi dan sebagian dari mereka diberi label ‘sangat berbahaya.’ Bahkan sebagian mereka mendapat pesan bahwa mereka akan menjadi target. Di antara mereka terdapat mantan pejabat, juga pejabat saat ini, di berbagai lembaga keamanan bersama dengan tokoh-tokoh akademi,” lapor Israel Hayom, dilansir Tasnim.

“Iran berhasil memanfaatkan celah-celah  di berbagai situs data, bank informasi, dan lemahnya keamanan di telepon genggam serta perangkat komputer. Iran menghimpun informasi rinci dari ribuan orang Israel. Iran mendapatkan foto paspor, kartu tanda pengenal, alamat rumah, email, nomor telepon genggam dan rumah, serta detail terkait kerabat, tempat kerja, dan kantor asuransi sosial yang berhubungan dengan mereka.”

Israel Hayom mengeklaim, informasi-informasi ini memungkinkan Iran untuk mengikuti tindakan dan kegiatan mendatang orang-orang tersebut serta mencelakai mereka di waktu yang tepat.

Harian ini juga mengeklaim, Iran mengawasi sejumlah besar ilmuwan Israel, yang mayoritas mereak tinggal di Tanah Pendudukan. Pihak Iran bahkan diklaim menghubungi sebagian dari mereka secara langsung dan memperingatkan bahwa mereka adalah target potensial. Beberapa dari mereka bahkan mendapatkan kartu ucapan selamat di hari ultah mereka atau ultah kerabat mereka. Dalam kartu itu disebutkan bahwa mungkin tahun depan mereka tidak bisa merayakan ultah lagi.

Selain orang-orang di atas, para pegawai lembaga-lembaga keamanan Israel, termasuk para petingginya, juga diklaim berada di bawah pengawasan Badan-badan Intelijen Iran.

Di bagian lain laporannya, Israel Hayom mengakui, hal yang sangat membuat khawatir adalah banyaknya agen di dalam Israel yang direkrut oleh Iran. Dalam beberapa pekan terakhir, ada banyak laporan tentang terbentuknya tim-tim yang direkrut dari jarak jauh. Bahkan sebagian dari tim tersebut mendapat instruksi untuk bertransisi ke fase operasi. Israel Hayom mengeklaim, tim-tim tersebut diminta untuk menargetkan beberapa tokoh Zionis.

Tags: