Sara Netanyahu Diinvestigasi atas Tuduhan Intimidasi Terhadap Kubu Oposisi
POROS PERLAWANAN – Mengutip dari lembaga yudikatif Israel, situs Arab48 melaporkan investigasi pidana pada Minggu 2 Februari lalu atas Sara Netanyahu, istri PM Israel Benyamin Netanyahu.
Dilansir al-Alam, investigasi ini berkaitan dengan tuduhan pengadaan kampanye provokasi dan intimidasi Sara terhadap para lawan politik suaminya.
Menurut laporan investigasi yang dipublikasikan Kanal 12 Israel pada Desember lalu, Sara berperan dalam memimpin protes dan demo di depan rumah para tokoh penentang suaminya. Sebagian dari aksi-aksi tersebut dilakukan secara ilegal.
Investigasi Kejaksaan Israel terfokus kepada sejumlah tuduhan. Di antaranya adalah mengintimidasi seorang saksi dalam salah satu kasus korupsi Netanyahu, begitu pula tuduhan “menghalang-halangi penegakan keadilan.”
Laporan ini menyebutkan, Sara bekerja sama dengan para konsultan media dan asisten dekatnya dalam memobilisasi para aktivis Partai Likud untuk berdemo di depan rumah para lawan politik Netanyahu. Di saat bersamaan, Sara juga melancarkan sebuah kampanye pendiskreditan sistematis terhadap mereka.
Kejaksaan Israel secara resmi belum merilis statemen terkait penyelidikan pidana ini. Namun dalam sebuah tanggapan resmi terhadap surat seorang legislator dari Partai Buruh, yang pada tanggal 20 Desember lalu mendesak adanya penyelidikan dalam kasus ini, Kejaksaan telah mengkonfirmasi bahwa penyelidikan telah dimulai pada tanggal 26 Desember dan masih ditindaklanjuti.
Penyelidikan ini dilakukan oleh Polisi Israel yang bekerja sama dengan Unit Siber Kejaksaan Umum.
Laporan-laporan menyebutkan, Sara pada akhir November silam pergi ke Miami selama 3 pekan untuk bertemu anaknya, Yair Netanyahu. Yair sudah 2 tahun tidak pulang ke Israel. Namun setelah tersiarnya berita penyelidikan ini, Sara belum kembali ke Tanah Pendudukan.
