Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Iran: Takkan Ada Negosiasi Langsung dengan AS di Bawah Ancaman dan Tekanan Maksimum

POROS PERLAWANAN – Menteri Luar Negeri Iran, Sayyid Abbas Araqchi, menegaskan bahwa Iran tidak akan melakukan negosiasi langsung dengan Amerika Serikat kecuali ada perubahan dalam pendekatan Washington terhadap rakyat Iran.

Menurut laporan Tasnim News pada Senin malam (24/3), Araqchi menyampaikan sikap tersebut saat berbicara kepada wartawan di posko Nowruz Bulan Sabit Merah Iran.

“Republik Islam Iran tidak akan memasuki negosiasi langsung dengan Amerika Serikat di bawah tekanan dan ancaman maksimum. Ini adalah kebijakan yang jelas dan akan terus berlanjut hingga ada perubahan dalam pendekatan pihak lain terhadap rakyat Iran,” tegasnya.

Peluang Negosiasi Tidak Langsung

Araqchi menambahkan, meskipun negosiasi langsung tidak akan dilakukan, komunikasi melalui jalur tidak langsung tetap memungkinkan.

“Dengan tuduhan dan tuntutan tidak masuk akal yang terus dibuat setiap hari, negosiasi langsung dengan AS tidak akan terjadi. Namun, jalur diplomasi tetap terbuka untuk dialog tidak langsung melalui berbagai saluran,” jelasnya.

Fokus pada Kepentingan Nasional dan Ekonomi

Dalam kesempatan yang sama, Araqchi menegaskan bahwa prioritas utama Iran adalah kepentingan nasional dan keamanan negara.

“Misi utama kami adalah menjaga kepentingan nasional dan keamanan rakyat Iran, dan kami tidak akan melewatkan peluang apa pun untuk mencapai tujuan tersebut,” ujarnya.

Terkait dengan upaya menarik investasi dari warga negara Iran di luar negeri, Araqchi menyatakan, Kementerian Luar Negeri telah mengintensifkan langkah-langkah untuk meningkatkan aliran modal ke dalam negeri.

“Melalui Kantor Diplomasi Ekonomi, kami telah menjadikan peningkatan investasi sebagai salah satu prioritas utama. Tahun ini, upaya untuk menarik investasi asing serta modal dari diaspora Iran akan diperkuat melalui berbagai program,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan modal yang sudah ada di dalam negeri, sejalan dengan arahan Pemimpin Tertinggi Iran.

“Menarik investasi tidak hanya terbatas pada modal asing. Banyak sumber daya yang tersedia di dalam negeri, dan warga Iran di luar negeri memiliki potensi investasi serta akses ke sumber daya yang signifikan,” tambahnya.

Araqchi berharap pemerintah dapat mempercepat proses penyederhanaan regulasi terkait pemindahan modal dan mobilitas warga negara Iran di luar negeri untuk mendukung partisipasi mereka dalam perekonomian nasional.

Tags: