Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Iran Tegaskan Takkan Ikut Campur Urusan Dalam Negeri Turki

POROS PERLAWANAN – Pemerintah Iran menegaskan tidak memiliki niat untuk mencampuri urusan dalam negeri Turki atau negara-negara tetangganya. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, pada Senin (24/3), di sela-sela pertemuan Markas Besar Nasional Layanan Terpadu Bulan Sabit Merah di Teheran.

Sikap Iran terhadap Negara-Negara Tetangga

Dalam keterangannya, Mohajerani menegaskan bahwa Iran menjunjung tinggi prinsip tidak campur tangan dalam urusan internal negara lain.

“Kami tidak berniat mencampuri urusan dalam negeri Turki atau negara-negara tetangga lainnya. Kebijakan Republik Islam Iran adalah menyerahkan urusan internal setiap negara kepada pemerintah mereka sendiri,” ujarnya, seperti dikutip oleh Tasnim News.

Pernyataan ini disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan politik di Turki dan spekulasi mengenai kemungkinan adanya pengaruh eksternal dalam perkembangan di negara tersebut.

Komitmen terhadap Hubungan Diplomatik Regional

Mohajerani menambahkan, Iran tetap berkomitmen untuk menjalin hubungan yang stabil dengan negara-negara di kawasan dan menolak segala bentuk intervensi yang dapat merusak kedaulatan nasional suatu negara.

“Kami menginginkan hubungan yang stabil dan kuat dengan semua tetangga kami, berdasarkan prinsip saling menghormati dan kerja sama,” katanya.

Selain itu, ia menekankan bahwa kebijakan luar negeri Iran berlandaskan pada tiga prinsip utama:

1. Kehormatan: menjaga martabat dan kedaulatan nasional dalam hubungan internasional.

2. Kebijaksanaan: mengambil keputusan diplomatik yang matang dan berbasis kepentingan jangka panjang.

3. Kemanfaatan: memastikan bahwa kebijakan luar negeri Iran membawa manfaat bagi rakyat dan negara.

Pernyataan ini menegaskan kembali posisi Iran yang ingin mempertahankan hubungan baik dengan negara-negara tetangga tanpa campur tangan dalam urusan domestik mereka.

Konteks dan Implikasi

Pernyataan Mohajerani muncul di tengah dinamika politik di kawasan Timur Tengah, termasuk perkembangan di Turki yang menjadi sorotan internasional. Meskipun Iran dan Turki memiliki hubungan bilateral yang kompleks, termasuk kerja sama di berbagai sektor serta perbedaan dalam kebijakan regional, Iran ingin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terlibat dalam politik domestik Turki.

Sikap ini juga sejalan dengan kebijakan luar negeri Iran yang berfokus pada stabilitas kawasan dan menghindari konflik yang dapat memperburuk ketegangan geopolitik.

Hingga saat ini, belum ada respons resmi dari pemerintah Turki terkait pernyataan ini. Namun, Iran berharap bahwa hubungan bilateral antara kedua negara akan terus berkembang dalam kerangka kerja sama yang konstruktif.

Tags: