Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Langsung Balas Serangan Udara Israel, Yaman Luncurkan Rudal Balistik ke Tanah Pendudukan

Luncurkan Rudal Balistik,Yaman Langsung Balas Serangan Udara Israel

POROS PERLAWANAN – Berbagai sumber Israel melaporkan terdeteksinya serangan rudal dari arah Yaman, yang menyebabkan sirene tanda bahaya berkumandang di sejumlah kawasan di Tanah Pendudukan.

Diberitakan Fars, Komando Front Domestik Israel mengabarkan terjadinya serangan rudal dari Yaman. Media-media Zionis melaporkan bahwa sirene tanda bahaya berkumandang di kawasan Laut Mati dan barat Tanah Pendudukan.

Kanal berita Quds memublikasikan 2 video dan melaporkan bahwa rudal-rudal balistik Yaman menghantam sejumlah basis Rezim Zionis.

Menyusul tersiarnya kabar ini, Wakil Ketua Badan Penerangan Ansharullah, Nasrudin Amir mengumumkan bahwa orang-orang Zionis harus segera pergi ke tempat perlindungan.

“Orang-orang yang menyerang Gaza dan kami tidak akan bisa tidur nyenyak,” kata Amir.

“Gaza tidak sendirian. Yaman takkan tidur dalam kehinaan,” imbuhnya.

Sebelum ini, Reuters mengutip dari para saksi mata bahwa suara ledakan terdengar di pelabuhan Hudaidah di barat Yaman.

Radio Militer Israel mengumumkan bahwa Angkatan Udara Rezim Zionis secara resmi memulai serangan ke Hudaidah.

Media-media Yaman juga mengonfirmasi serangan udara Israel ke Hudaidah. Menurut laporan al-Mayadeen, Militer Israel melancarkan 20 serangan udara ke pelabuhan tersebut.

Dengan dimulainya serangan udara Rezim Zionis ke Yaman, Menteri Perang Yisrael Katz mengeklaim bahwa Ansharullah akan membayar mahal.

Sembari menyebut operasi itu bernama “Panji Hitam”, Katz mengumumkan bahwa Israel menyerang sejumlah target di pelabuhan Hudaidah, Salif, Raas Isa, dan pembangkit listrik Raas al-Khatib.

Sumber-sumber militer di Yaman mengatakan kepada al-Mayadeen bahwa Angkatan Udara negara tersebut sukses menggagalkan sebagian besar serangan udara Israel.

Pertahanan udara Yaman menembakkan gelombang pertama rudal darat ke udara, yang memaksa sedikitnya 10 pesawat Israel meninggalkan zona udara Yaman sebelum sempat melancarkan serangan.

Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree menyatakan bahwa pertahanan udara Yaman memaksa pesawat-pesawat Israel meninggalkan zona udara Hudaidah dan tidak bisa memasuki provinsi-provinsi lain.

Tags: