Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Presiden Israel Beri Sinyal Bakal Beri Grasi untuk Netanyahu Terkait Skandal Korupsi

Presiden Israel Beri Sinyal Bakal Beri Grasi untuk Netanyahu Terkait Skandal Korupsi

POROS PERLAWANAN – Dilansir Al Mayadeen, Presiden Israel Isaac Herzog menyatakan bahwa ia dapat memberikan grasi kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam persidangan korupsi yang sedang berlangsung. Dia beralasan bahwa proses persidangan tersebut telah menimbulkan beban berat bagi negara.

“Kasus Netanyahu menjadi beban berat bagi masyarakat Israel. Jika ada permintaan atau proses apa pun, saya akan mengungkapkannya kepada publik dengan transparansi penuh,” kata Herzog kepada Radio Militer. “Saya akan mempertimbangkan apa yang terbaik untuk negara dan semua pertimbangan lainnya.”

Netanyahu menghadapi tuduhan dalam tiga kasus korupsi terpisah, yang secara kolektif dikenal sebagai Kasus 1000, 2000, dan 4000. Tuduhan tersebut meliputi penerimaan hadiah mewah dari miliarder, upaya untuk mendapatkan liputan media yang menguntungkan sebagai imbalan atas bantuan politik, serta manipulasi keputusan regulasi untuk menguntungkan mitra bisnis.

Tuduhan tersebut, yaitu suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan, telah dibantah oleh Netanyahu. Ia  mengeklaim bahwa tuduhan tersebut merupakan bagian dari kampanye politik yang ditujukan untuk menjatuhkannya.

Sidang yang secara resmi dimulai pada tahun 2020 ini telah berulang kali ditunda, dengan Netanyahu sering meminta penundaan karena kewajiban negara. Kritikus berpendapat, ia sengaja memanfaatkan perang yang sedang berlangsung di Gaza dan wilayah sekitarnya untuk melindungi diri dari konsekuensi hukum.

Sejak Oktober 2023, Israel telah melancarkan agrei militer di Gaza, Lebanon, Suriah, dan bahkan Iran. Perkembangan ini memungkinkan Netanyahu untuk mengeklaim bahwa kehadiran di pengadilan tidak sesuai dengan kepemimpinan dalam masa perang.

Tags: