Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Militer Iran Sebut Produksi Drone Serang Naik 10 Kali Lipat Pascaperang 2025

POROS PERLAWANAN — Militer Iran menyatakan laju produksi drone serang meningkat hingga sepuluh kali lipat dalam tujuh bulan setelah perang dengan Amerika Serikat dan Israel pada Juni 2025.

Media Pemerintah, Press TV melaporkan bahwa Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Alireza Sheikh menyebut peningkatan tersebut mencerminkan penguatan signifikan kemampuan militer. “Kami meningkatkan kapasitas drone secara besar-besaran dalam beberapa bulan terakhir,” ujarnya dalam wawancara televisi, pada Kamis 16 April.

Alireza mengatakan pengalaman perang menjadi dasar peningkatan kesiapan menghadapi berbagai skenario. Kemampuan menghadapi ancaman dan menggagalkan target lawan, menurut dia, merupakan hasil langsung dari Perang 12 Hari pada Juni 2025.

Ia menambahkan bahwa Iran mengembangkan strategi pertahanan baru. Kemajuan di sektor drone, katanya, mengubah perhitungan Militer lawan dan meningkatkan akurasi serangan.

Berkaitan dengan diplomasi, Alireza menilai perundingan Iran dan Amerika Serikat di Islamabad mencerminkan keseimbangan kekuatan. “Kesediaan pihak lawan berunding menunjukkan posisi tawar kami,” ujarnya.

Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel meningkat sejak akhir Februari. Sejumlah laporan menyebut serangan menargetkan fasilitas militer dan infrastruktur, namun dampaknya belum terverifikasi.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan dalam sejumlah gelombang ke basis militer AS di Asia Barat serta posisi Israel. Skala dan dampak serangan tersebut belum dapat dikonfirmasi secara independen.

Tags: