Korea Utara Peringatkan Aktivitas Aliansi Quad di Kawasan Indo-Pasifik
POROS PERLAWANAN — Kementerian Luar Negeri Korea Utara memperingatkan aktivitas aliansi Quadrilateral Security Dialogue (Quad) yang dinilai dapat meningkatkan ketegangan di kawasan Indo-Pasifik.
Dilansir dari Mehr News pada Kamis (28/5/2026) yang mengutip Russia Today, Kementerian Luar Negeri Korea Utara meminta negara-negara anggota Quad menghentikan langkah-langkah yang dianggap memperkeruh situasi kawasan. Pyongyang juga menegaskan bahwa Korea Utara tidak akan melepaskan senjata nuklirnya.
Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, kembali menegaskan sikap Beijing terhadap kelompok Quad yang beranggotakan Australia, India, Jepang, dan Amerika Serikat.
Menurut Mao Ning, kerja sama antarnegara seharusnya mendukung perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan serta tidak ditujukan terhadap negara ketiga mana pun.
“Kami tidak mendukung pembentukan kelompok eksklusif maupun konfrontasi blok. Bentuk kerja sama apa pun tidak boleh melemahkan kepercayaan dan kerja sama antarnegara di kawasan,” ujarnya.
Pertemuan menteri luar negeri negara-negara Quad berlangsung pada Selasa di India. Dalam pertemuan tersebut, negara-negara anggota sepakat membangun sebuah pelabuhan di Fiji secara bersama-sama serta menandatangani sejumlah kesepakatan terkait mineral strategis dan keamanan energi.
Pernyataan Korea Utara muncul di tengah meningkatnya rivalitas geopolitik di kawasan Indo-Pasifik, terutama terkait penguatan kerja sama keamanan dan ekonomi antara negara-negara anggota Quad. Hingga kini, aliansi tersebut terus menjadi sorotan sejumlah negara yang menilai keberadaannya berpotensi memperuncing persaingan geopolitik di kawasan.
