Loading

Ketik untuk mencari

Arab Saudi

Arab Saudi Klaim Drone dari Irak Masuki Wilayah Udara Kerajaan

POROS PERLAWANAN — Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengeklaim tiga drone yang datang dari arah Irak berhasil dicegat dan dihancurkan setelah memasuki wilayah udara Kerajaan pada Minggu pagi.

Mengutip laporan Fars News Agency pada Minggu 17 Mei, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki mengatakan drone-drone tersebut terdeteksi memasuki wilayah udara Saudi dari arah Irak sebelum berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Kerajaan.

Al-Maliki menegaskan Riyadh mempertahankan hak untuk memberikan respons pada waktu dan tempat yang dianggap tepat.

“Arab Saudi akan mengambil langkah operasional terhadap setiap upaya yang mengancam kedaulatan dan keamanan negara ini,” kata Al-Maliki dalam pernyataannya.

Pernyataan itu disampaikan hanya beberapa jam setelah Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab mengumumkan serangan tiga drone ke arah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Barakah.

Menurut otoritas Emirat, salah satu drone dilaporkan menghantam generator listrik di sekitar fasilitas nuklir tersebut.

Pemerintah UEA menyebut drone-drone itu memasuki wilayah negaranya dari arah perbatasan barat, tetapi belum mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Rangkaian insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Teluk serta eskalasi konflik regional dalam beberapa pekan terakhir.

Hingga kini belum ada kelompok maupun negara yang mengeklaim bertanggung jawab atas peluncuran drone ke Arab Saudi maupun serangan terhadap fasilitas Barakah di Uni Emirat Arab.

Tags: