Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Bennett: Kita Berusaha Selama 3 Ribu Tahun, Tapi Kita Dibenci Dunia Hingga Kini

POROS PERLAWANAN – Mantan Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett mengakui kegagalan bangsa Yahudi selama 3.000 tahun untuk mendapatkan simpati global. Ia pun menyerang Kabinet Benyamin Netanyahu dan menekankan bahwa ia tidak akan membiarkan kepemimpinan yang gagal tetap berkuasa.

Fars memberitakan, Bennett mengakui bahwa “dunia tidak menyukai orang Israel selama 3.000 tahun, dari masa itu hingga kini.”

Dalam pidatonya di Konferensi para Kepala Organisasi Yahudi Amerika, Bennett mengatakan,“Kita telah berusaha selama sekitar 3.000 tahun untuk membuat dunia mencintai kita, tetapi kita belum berhasil.”

Menyindir kebijakan Kabinet Israel saat ini, ia mengatakan, “Saya tidak akan membiarkan kepemimpinan yang gagal terus berkuasa.”

“Kepemimpinan Israel saat ini telah memecah belah rakyat lebih dari sebelumnya. Bencana terbesar dalam sejarah Israel terjadi di bawah kepemimpinannya… Saya bermaksud memimpin Israel dengan lebih kuat di fase mendatang,” lapor Kanal 14 Israel mengutip pernyataan Bennett.

Pernyataan Bennett terlontar di saat Netanyahu menghindari pembentukan Komite Penyelidikan resmi terkait peristiwa 7 Oktober, karena ia khawatir akan dituntut bertanggung jawab atas apa yang terjadi. PM Israel itu lebih memilih untuk terus menyalahkan militer dan Badan-badan Intelijen.

Sejak operasi Badai al-Aqsa pada 7 Oktober 2023, sejumlah pemimpin militer, keamanan, dan politik Israel telah menyatakan tanggung jawab pribadi mereka atas kegagalan mencegah peristiwa tersebut. Di lain pihak, Netanyahu terus berkelit untuk menerima tanggung jawab pribadi atas peristiwa tersebut.

Tags: