Dalih Baru Israel Soal Pendudukan di Suriah
POROS PERLAWANAN – Wamenlu Israel, Sharren Haskel mencoba menjustifikasi pendudukan Rezim Zionis di Suriah dengan mengeklaim, Tel Aviv “tidak yakin terhadap perilaku penguasa baru Suriah.”
Diberitakan Fars, di saat berbagai laporan mengungkap dukungan Rezim Zionis terhadap kelompok-kelompok teroris di Suriah, Haskel kini menyebut mereka sebagai “serigala berbulu domba.”
“Para penguasa baru Suriah adalah serigala-serigala berbulu domba. Mereka berusaha meyakinkan negara-negara dunia bahwa mereka bukan radikal dan ekstremis,” ujar Haskel.
“Israel tidak akan terkecoh oleh kata-kata manis para penguasa baru Suriah. Israel akan mengkaji tindakan-tindakan mereka.”
Terkait dengan gencatan senjata di Gaza, Haskel mengatakan,”Pernyataan tegas Presiden terpilih AS Donald Trump sangat penting untuk kemajuan perundingan.”
Dalam wawancara dengan majalah Inggris, Times, pada Senin lalu, Abu Muhammad al-Jolani mengatakan,”Saya tidak akan membiarkan Suriah menjadi tempat untuk melancarkan serangan ke Israel.”
Sebelum ini, saat ditanya tentang serangan besar-besaran Rezim Zionis ke Suriah dan didudukinya beberapa wilayah di negara tersebut, al-Jolani mengaku bahwa ia tidak menghendaki perang lain.
Setelah jatuhnya Pemerintahan Bashar Assad, Rezim Zionis melancarkan lebih dari 400 serangan ke seluruh infrastruktur pertahanan dan militer Suriah. Israel juga merangsek ke kedalaman tanah Suriah hingga mendekati Damaskus.
Di sisi lain, kelompok-kelompok teroris yang menguasai Suriah hingga kini tidak menembakkan sebutir pun peluru ke arah tank dan panser Israel.
Kantor Berita Sputnik mengutip dari sebuah sumber di Suriah bahwa helikopter Rezim Zionis mendarat di dekat sebuah pangkalan militer di dekat Damaskus pada Senin sore 16 Desember. Setelah beberapa saat, helikopter Militer Israel itu meninggalkan tempat tersebut.
Menurut Sputnik, setelah helikopter itu mendarat, para serdadu Rezim Zionis memasuki pangkalan. Mereka lalu angkat kaki dari pangkalan 20 menit kemudian.
Sumber-sumber Sputnik menyatakan, helikopter Militer Israel itu terbang ke arah selatan Suriah.
Sumber-sumber tersebut tidak menjelaskan motif mendaratnya helikopter Israel. Media-media Rezim Zionis juga tidak menjelaskan masalah ini.
