Loading

Ketik untuk mencari

Iran Lebanon

Dubes Iran Jelaskan Sikap Tehran terhadap Perlawanan dan Insiden di Bandara Beirut

Dubes Iran Beri Penjelasan Soal Sikap Tehran terhadap Perlawanan dan Insiden di Bandara Beirut

POROS PERLAWANAN – Diberitakan Fars, Dubes Iran untuk Lebanon, Mojtaba Amani pada Jumat 3 Januari menghadiri peringatan gugurnya Syahid Qassem Soleimani di Dhahiyah, Beirut.

“Kita memperingati seorang martir yang berperan penting dalam terwujudnya stabilitas di Kawasan, terutama di Lebanon. Jenderal Soleimani, baik dari sisi politik maupun militer, telah mengerahkan upayanya demi menggagalkan rencana-rencana AS di Kawasan,” kata Amani.

“Tidak ada keraguan bahwa setelah syahadahnya Jenderal Soleimani, perannya di Kawasan masih berlanjut. Bahkan sekarang perannya di Kawasan kian meluas. Ini adalah sebuah sekolah yang para siswanya adalah seluruh kaum merdeka di dunia.”

Dubes Iran lalu menanggapi pertanyaan jurnalis al-Mayadeen terkait rumor perubahan sikap Tehran terhadap Perlawanan.

“Ini adalah rumor-rumor yang selalu diembuskan tiap saat, terutama setelah kesepakatan gencatan senjata Lebanon dan Israel. Rezim Zionis dan berbagai instansinya selalu menyebarkan rumor-rumor ini untuk menyudutkan Iran,” tandas Amani.

“Andai Iran berniat mencabut dukungan dari Perlawanan, Iran tidak bakal menyokong Perlawanan selama 45 tahun terakhir,” imbuhnya.

Penjelasan Dubes Iran Terkait Insiden di Bandara Beirut

Dalam sebuah wawancara lain, Amani memberikan penjelasan soal penggeledahan para penumpang maskapai Mahan di bandara Beirut, termasuk upaya aparat keamanan bandara untuk menggeledah koper seorang diplomat Iran.

“Berdasarkan instruksi yang diterima, mereka berusaha membuka sebuah koper diplomatik. Namun dengan intervensi Kemenlu Iran dan pemberitahuan ke Kemenlu Lebanon, masalah itu telah diselesaikan. Koper itu keluar dari bandara tanpa digeledah,” kata Amani.

Menurut pemberitaan media-media Lebanon, aparat keamanan bandara Beirut, yang berada di bawah pengawasan para perwira AS, melakukan tindakan tak lazim dengan menggeledah ketat pesawat Iran dan para penumpangnya. Media-media Lebanon melaporkan bahwa penggeledahan ini dilakukan setelah stasiun televisi Saudi, al-Hadath, menukil dari sejumlah sumber anonim Barat tentang pengiriman uang dari Iran melalui pesawat tersebut.

Menurut Amani, penggeledahan tersebut membuat para penumpang tertahan lama di bandara dan memicu protes mereka.

“Tindakan terhadap pesawat swasta Iran adalah tindakan yang tak bisa diterima. Kami memprotes tindakan tersebut,” kata Amani.

Kemenlu Lebanon mengumumkan bahwa pihaknya telah meloloskan koper tersebut usai menerima memo dari Kedubes Iran. Dalam memo itu disebutkan bahwa koper diplomat Iran itu berisi surat-surat, dokumen, dan sejumlah uang untuk keperluan Kedubes Iran.

Tags: