Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Hizbullah Peringatkan ‘Tsunami Protes Rakyat’ terhadap Pemerintah Lebanon

Hizbullah Peringatkan ‘Tsunami Protes Rakyat’ terhadap Pemerintah Lebanon

POROS PERLAWANAN – Dalam wawancara dengan al-Jazeera, Wakil Ketua Dewan Politik Hizbullah, Mahmoud Qamati menyatakan, Rezim Zionis adalah musuh licik dan pembohong yang sama sekali tidak bisa dipercaya.

“Jika Pemerintah Lebanon berpikir untuk melucuti senjata Perlawanan, mereka akan menghadapi tsunami rakyat yang tidak ada taranya dalam sejarah,” kata Qamati memperingatkan proyek Pemerintah untuk melucuti senjata Hizbullah, Fars memberitakan.

Ia mengatakan bahwa Hizbullah tidak mencari perang saudara atau kerusuhan domestik, lalu menambahkan,”Pemerintah Lebanon telah menjual kedaulatannya dan berada dalam kondisi yang memalukan. Pemerintah harus segera mundur dari keputusannya.”

Akhir-akhir ini, Pemerintah Lebanon mengesahkan keputusan yang memaksa Perlawanan menyerahkan senjatanya, menyusul berbagai tekanan dari AS dan Israel terhadap Beirut.

Para pengamat menilai, tujuan AS-Israel menekan Pemerintah Lebanon adalah menciptakan kekacauan di dalam negeri, sebab mereka tahu bahwa Hizbullah tidak akan begitu saja menyerahkan senjatanya.

Baru-baru ini, Sekjen Hizbullah menegaskan tidak akan menyerahkan senjata Perlawanan kepada Pemerintah Lebanon dengan alasan apa pun. Syekh Naim Qasim menyatakan, Pemerintah Lebanon harus berupaya menghadapi agresi Israel, alih-alih melucuti senjata Perlawanan.

“Selama pendudukan Israel masih berlanjut dan belum hengkang dari Lebanon, Hizbullah dengan alasan apa pun tidak bersedia membicarakan masalah penyerahan dan pelucutan senjata, apalagi menyerahkannya kepada Pemerintah,” tandas Syekh Qasim.

Qamati mengkritik sikap tidak tahu balas budi para pejabat Lebanon dan mengatakan,”Mereka meminta kami menyerahkan senjata, padahal kami telah menyerahkan nyawa demi membela Tanah Air.”

“Perlawanan Lebanon menang dalam setiap perang melawan Israel. Kami membela keamanan nasional negara-negara Arab dengan menyokong Gaza dan Tepi Barat.”

Di akhir wawancara, Qamati memperingatkan bahwa Pemerintah bertanggung jawab atas segala konfrontasi dengan rakyat Lebanon.

Tags: