Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Kontak Qatar dan Arab Saudi, Menlu Iran Tekankan Urgensi Stabilitas Kawasan

POROS PERLAWANAN — Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi melakukan pembicaraan telepon dengan pejabat tinggi Qatar dan Arab Saudi untuk membahas stabilitas Kawasan di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Menurut laporan Press TV pada Minggu 26 April, dalam percakapan dengan Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Araghchi menekankan pentingnya koordinasi diplomatik berkelanjutan guna mendukung inisiatif perdamaian dan menjaga stabilitas Kawasan.

Menlu Iran memaparkan situasi terkini, termasuk dinamika gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat yang dimediasi Pakistan, serta tantangan dalam mempertahankan kesepakatan tersebut.

Al Thani menyambut pendekatan diplomatik Iran dan menyatakan kesiapan Doha untuk berperan aktif dalam mediasi serta memfasilitasi dialog guna mengakhiri konflik.

Secara terpisah, Araghchi juga berbicara dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud. Kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan terbaru di Asia Barat serta upaya diplomatik yang sedang berlangsung.

Pada hari yang sama, Araghchi juga melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan dan Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty. Dalam pembicaraan tersebut, pentingnya jalur diplomasi untuk menjaga keberlanjutan gencatan senjata kembali ditekankan.

Selain itu, Araghchi berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot tentang perkembangan terbaru gencatan senjata. Ia menekankan perlunya peran konstruktif negara-negara Eropa dalam proses diplomatik.

Ketegangan Kawasan meningkat sejak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari. Gencatan senjata sementara yang dimediasi Pakistan mulai berlaku pada 8 April, namun negosiasi lanjutan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan final.

Dalam rangkaian diplomasi regional, Araghchi telah mengunjungi Pakistan dan Oman, termasuk bertemu Sultan Haitham bin Tariq di Muscat. Setelah kembali ke Islamabad untuk konsultasi lanjutan, ia dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Rusia.

Tags: