Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Kontras dengan Fitnah dan Propaganda Israel, Keluarga Syahid Dheif Hidup Sederhana Seperti Warga Gaza Lain

Kontras dengan Propaganda Israel, Keluarga Syahid Dheif Hidup Sederhana Seperti Warga Gaza Lain

POROS PERLAWANAN – Istri Panglima Besar Brigade al-Qassam, Muhammad Dheif, Ummu Khaled dalam wawancara visual pertama pascasyahadah suaminya menyatakan, ”Palestina akan dibebaskan oleh Abu Khaled (Syahid Dheif), kawan-kawan, dan anak-anaknya.”

“Saya bersumpah dengan nama Allah, kami menerima kabar syahadah Abu Khaled Dheif dengan rasa terhormat dan bangga, sebab dia adalah simbol Perlawanan Palestina,” kata Ummu Khaled kepada Shehab News, diberitakan Fars.

“Dia adalah seorang ayah, penyayang, dan orang yang sangat rendah hati.”

“Satu-satunya harapan dan tujuannya adalah rakyat Palestina bersatu demi mewujudkan norma mulia mereka, yaitu kemerdekaan Palestina. Dia juga berharap Umat Islam membebaskan Baitul Maqdis untuk Palestina, yang bukan hanya berkaitan dengan rakyat Palestina saja, tapi merupakan masalah Umat Arab, Islam, dan seluruh kaum merdeka dunia.”

Menurut Ummu Khaled, suaminya melewatkan sebagian besar waktunya di terowongan-terowongan Gaza lantaran alasan keamanan. Sementara untuk alasan serupa, para anggota keluarganya terus berpindah-pindah ke semua titik di Gaza, kecuali Rafah dan Bet Hanoun di selatan Gaza.

Istri Syahid Dheif lalu menyinggung kondisi tempat tinggal dirinya dan anak-anaknya. Ia menegaskan, kondisi kehidupan mereka sama seperti warga Gaza lain.

Dalam video tersebut, jurnalis Shehab News memperlihatkan 2 putra dan 1 putri Syahid Dheif. Ia mengatakan, seluruh anggota keluarga Syahid Dheif terpaksa selalu mengganti-ganti nama untuk alasan keamanan.

Jurnalis Shehab News lalu menyoroti tempat kediaman keluarga tersebut dan mengatakan,”Kondisi hidup Ummu Khaled sama seperti kebanyakan keluarga Palestina di Gaza. Mereka memasak menggunakan kayu bakar dan arang. Perkakas rumah mereka sangat sederhana.”

“Propaganda Rezim Pendudukan terbantahkan saat ini juga; propaganda bahwa para pimpinan (Hamas) hidup dalam kondisi yang jauh lebih baik daripada warga Gaza.”

Tags: