Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Mengadang Arus Hegemoni: Mobilisasi Total Angkatan Bersenjata Bersatu Bolivar Melawan Agresi Paman Sam

Mengadang Arus Hegemoni: Mobilisasi Total Angkatan Bersenjata Bersatu Bolivar Melawan Agresi Paman Sam

POROS PERLAWANAN – Dilansir Al Mayadeen, di tengah kobaran api agresi yang disulut oleh arogansi Pemerintah Amerika Serikat, Republik Bolivar Venezuela secara resmi mengumumkan mobilisasi tempur total. Presiden Nicolás Maduro, bersama jajaran petinggi pemerintahan, telah menandatangani dekret darurat yang menempatkan seluruh elemen Angkatan Bersenjata dalam posisi siaga tertinggi untuk mempertahankan kelangsungan bangsa dari serangan fisik Militer Washington.

Militerisasi Sektor Vital: Perisai Sumber Daya Rakyat

Langkah tegas ini tidak hanya menyasar garis depan perbatasan, tetapi juga jantung ekonomi negara. Melalui dekret yang berlaku selama 90 hari sejak 3 Januari 2026, Pemerintah secara resmi memberlakukan Rezim Militer sementara atas industri minyak dan infrastruktur strategis lainnya.

Pesan yang dikirimkan sangat jelas bahwa kekayaan alam Venezuela adalah milik rakyat, bukan jarahan bagi korporasi Barat. Dengan menempatkan personel industri minyak di bawah komando Militer, Caracas memastikan bahwa mesin ekonomi nasional tidak akan goyah di bawah tekanan sabotase asing. Patroli intens kini menyisir setiap jengkal daratan, udara, dan laut, membentuk benteng kokoh yang tidak tertembus oleh infiltrasi musuh.

Pembersihan Kolaborator: Tidak Ada Ruang bagi Pengkhianat

Bersamaan dengan pengerahan Militer, perintah tegas dikeluarkan kepada seluruh jajaran kepolisian nasional, daerah, hingga kota. Perintahnya tunggal yaitu buru dan tangkap para kolaborator yang membantu agresi bersenjata AS di tanah Venezuela.

“Tidak ada tempat bagi penjahat bangsa yang menggadaikan martabat negeri kepada tangan asing,” tegas dokumen tersebut. Mereka yang terlibat dalam mendukung serangan imperialis akan segera diseret ke hadapan pengadilan kriminal untuk mempertanggungjawabkan kejahatan mereka terhadap Tanah Air.

Langkah berani ini menegaskan bahwa Venezuela bukanlah halaman belakang bagi kekuatan hegemonik mana pun. Di bawah kepemimpinan yang teguh, rakyat dan Militer berdiri bahu-membahu dalam satu barisan perlawanan, membuktikan bahwa semangat Bolivar takkan pernah padam di hadapan ancaman senjata seberat apa pun.

Tags: