Pelabuhan Haifa Resmi Dicantumkan di Bank Target Militer Yaman
POROS PERLAWANAN – Pada Senin malam 19 Mei, Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree mengumumkan pelaksanaan instruksi untuk memulai blokade laut atas pelabuhan Haifa di Tanah Pendudukan.
Diberitakan Fars, Saree menegaskan bahwa seluruh korporasi yang memiliki kapal di pelabuhan Haifa atau bergerak menuju ke sana, harus mempertimbangkan statemen Yaman ini.
Ia menyatakan, pelabuhan Haifa masuk dalam bank target (Militer Yaman) sejak dirilisnya statemen ini.
“Keputusan untuk memberlakukan blokade laut diambil setelah blokade atas pelabuhan Umm al-Rashrash (Eilat) berjalan dengan sukses dan berkat izin Allah, pelabuhan itu ditutup,” kata Saree.
Jubir Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan, jika perang Gaza dihentikan, berbagai operasi pembelaan Yaman untuk Palestina, termasuk blokade laut dan udara atas Rezim Zionis, akan berakhir.
Setelah ditembakkannya rudal dari Yaman ke Tanah Pendudukan dan berhentinya kembali penerbangan di bandara Ben Gurion, Tel Aviv, salah seorang petinggi Ansharullah, Nasrudin Amir menegaskan bahwa bandara Ben Gurion, juga bandara-bandara lain di Tanah Pendudukan, “sama sekali tidak aman.”
“Kami akan memblokade seluruh bandara di Tanah Pendudukan, menyusul peningkatan agresi ke Gaza,” kata Amir.
Dia meminta dari seluruh maskapai penerbangan dunia untuk menghentikan seluruh penerbangan ke bandara-bandara Israel demi melindungi keselamatan para penumpang.
Dalam beberapa pekan terakhir, bandara Ben Gurion di Tel Aviv berulang kali menangguhkan aktivitasnya, menyusul rangkaian serangan rudal dari Yaman.
