Loading

Ketik untuk mencari

Analisa

Rezim Saudi Mulai Libatkan Diri dalam Konvoi Normalisasi Lewat Kamuflase Wisata Religi

Rezim Saudi Mulai Libatkan Diri dalam Konvoi Normalisasi Lewat Kamuflase Wisata Religi

POROS PERLAWANAN – Baru beberapa pekan berlalu sejak normalisasi Abu Dhabi-Tel Aviv ditandatangani. Kini terungkap bahwa kesepakatan ini mendatangkan banyak keuntungan bagi Rezim Zionis.

Dikutip al-Alam dari Israel Hayom, Tel Aviv dan Abu Dhabi tengah mengkaji peluang untuk membuka perlintasan laut langsung, yang akan menghubungkan pelabuhan Eilat di Israel dengan pelabuhan Jeddah di dekat Mekkah guna “menghidupkan kembali wisata religi”.

Menurut media-media berbahasa Ibrani, tujuan dari proyek ini adalah memperkuat roda ekonomi di selatan Israel dan memuluskan jalan wisata religi langsung antara Saudi dan Israel.

Proyek perlintasan laut pertama kali digulirkan saat kunjungan lapangan Delegasi UEA yang dipimpin Direktur Eksekutif Korporasi Internasional Pelabuhan, Sultan bin Salim ke pelabuhan Eilat. Rencananya, Delegasi Israel akan segera mengunjungi Abu Dhabi untuk membahas pelaksanaan proyek tersebut.

Para penggagas proyek ini mengklaim, tujuan proyek ini adalah agar para jemaah haji Palestina (yang tinggal di Israel) bisa menuju Mekkah melalui Eilat dan Jeddah, bukan melalui Yordania seperti yang terjadi sebelum ini.

Namun jika lebih dicermati, akan terungkap bahwa proyek ini tidak mungkin dilaksanakan tanpa persetujuan Riyadh. Ini berarti bahwa Riyadh sudah mulai terlibat dalam normalisasi dan mendukung kesepakatan damai UEA-Israel. Dengan demikian, bergabungnya Riyadh ke konvoi normalisasi hanya tinggal menunggu waktu.

Tidak ada keraguan bahwa proyek ini memiliki sejumlah keuntungan, termasuk di sektor investasi dan pariwisata untuk Israel. Di lain pihak, Abu Dhabi dan Tel Aviv akan segera membahas proyek yang menghubungkan pelabuhan Eilat dengan pelabuhan Jabal Ali di Dubai.

Perlu disebutkan bahwa mundurnya Mesir dari kedaulatan atas kepulauan Tiran dan Sanafir serta diserahkannya dua pulau itu kepada Saudi, merupakan faktor yang mendorong UEA dan Israel menggagas koridor laut dari Eilat ke Jeddah, juga jalur pendistribusian minyak antara UEA, Saudi, dan Israel.

Tiran dan Sanafir berada di mulut gerbang masuk Teluk Aqaba, yaitu Selat Tiran di utara Laut Merah. Teluk Aqaba merupakan satu-satunya jalan akses langsung Israel ke Laut Merah. Dengan demikian, kini Israel bukan hanya mengontrol pulau Tiran dan Sanafir, tapi juga praktis mengendalikan Selat Tiran.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *