Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Senator AS Akui Lobi Zionis Jadi Hambatan Besar dalam Mengkritik Israel

POROS PERLAWANAN – Senator Amerika Serikat, Bernie Sanders mengkritik keras lobi Zionis, khususnya Komite Urusan Publik Amerika-Israel (AIPAC), atas peran besarnya dalam Pemilu AS dan pengaruhnya terhadap kebijakan luar negeri negara tersebut.

Menurut laporan Al Jazeera pada Jumat 4 April, di tengah dukungan berkelanjutan AS terhadap aksi militer Israel di Gaza, kritik dalam negeri terhadap dominasi lobi pro-Israel semakin meningkat.

Dalam pidatonya di lantai Senat, Bernie Sanders menyerukan kepada rekan-rekannya untuk mendukung dua usulan yang ia ajukan, untuk memberlakukan embargo senjata terhadap Israel. Ia menyoroti besarnya pengaruh uang dalam politik Amerika, terutama melalui AIPAC yang dikatakan telah menghabiskan hampir 120 juta Dolar AS dalam Pemilu terakhir. Dana tersebut digunakan untuk menggulingkan dua anggota Demokrat yang vokal menentang bantuan militer ke Israel.

“Jika Anda memilih menentang Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu dan perangnya yang mengerikan di Gaza, AIPAC akan menghukum Anda dengan jutaan Dolar dalam bentuk iklan dan cara lainnya untuk membuat Anda kalah dalam Pemilu,” kata Sanders.

Bernie menambahkan bahwa baik Partai Republik maupun Demokrat harus menyadari mandat mereka berasal dari rakyat Amerika, bukan dari sponsor kampanye miliarder.

AIPAC sendiri disebut tengah melobi senator untuk menolak proposal Sanders, menyebutnya sebagai “berbahaya” bagi kepentingan Israel.

Upaya Sanders Dihentikan Senat

Usulan Bernie Sanders untuk menghentikan penjualan senjata AS ke Israel senilai 8,8 miliar Dolar AS ditolak oleh mayoritas anggota Senat. Paket tersebut mencakup lebih dari 35.000 bom berbobot 2.000 pon yang memiliki daya rusak tinggi.

Dalam pemungutan suara, usulan pertama ditolak dengan 82 suara menolak dan hanya 15 mendukung, yang semuanya berasal dari Partai Demokrat. Usulan kedua pun diperkirakan akan gagal di parlemen yang sebagian besar pro-Israel.

Dalam pernyataannya, Sanders menegaskan bahwa senjata-senjata tersebut telah digunakan dalam puluhan serangan udara yang dinilai ilegal, termasuk di wilayah yang seharusnya menjadi zona aman. Ia menekankan bahwa ribuan warga sipil telah menjadi korban akibat penggunaan senjata tersebut.

“Tidak satu pun dari sistem senjata ini diperlukan untuk pertahanan Israel dari serangan drone atau roket,” tegas Sanders dalam pidatonya.

Tags: