Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Serangan Rudal Hipersonik ‘Palestine 2’ Yaman Hantam Bandara Ben-Gurion

Rudal Yaman Getarkan Ben Gurion: Zona Larangan Terbang Diberlakukan atas Israel

POROS PERLAWANAN — Angkatan Bersenjata Yaman kembali melancarkan operasi militer strategis terhadap jantung infrastruktur rezim Zionis. Dalam pernyataan resminya, Juru Bicara Militer Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree mengumumkan bahwa Unit Rudal telah menargetkan Bandara Ben-Gurion (juga dikenal sebagai Bandara Lod) dengan rudal balistik hipersonik jenis baru yang dinamakan “Palestine 2”.

Serangan ini digambarkan sebagai bagian dari dukungan militer Yaman terhadap rakyat Palestina dan faksi-faksi Perlawanan yang tengah menghadapi kejahatan genosida sistematis oleh entitas Zionis di Jalur Gaza.

“Dalam rangka membela rakyat Palestina yang tertindas dan para pejuang Muqawamah, serta sebagai respons atas pembantaian keji yang terus dilakukan oleh entitas penjajah, Angkatan Bersenjata Yaman telah melaksanakan operasi militer unik, menargetkan Bandara Ben-Gurion di wilayah Yaffa yang Diduduki dengan rudal hipersonik ‘Palestine 2’. Dengan pertolongan Allah, rudal tersebut berhasil mengenai sasarannya,” tegas Saree dalam pernyataan yang disiarkan oleh Saba News Agency pada Rabu 4 Juni.

Menurut Saree, serangan ini menimbulkan kepanikan luas di kalangan penduduk Zionis dan menyebabkan gangguan besar terhadap aktivitas bandara utama Israel.

“Jutaan Zionis penjajah melarikan diri ke tempat perlindungan. Operasional bandara lumpuh, dan pesawat kargo militer Amerika Serikat tidak dapat mendarat untuk hari kedua berturut-turut.”

Kelanjutan Operasi Militer Yaman: Tidak Ada Jalan Mundur

Saree menegaskan bahwa serangan terhadap Wilayah Pendudukan akan terus meningkat sebagai bentuk resistensi aktif terhadap genosida di Gaza. Ia juga mengindikasikan bahwa operasi balasan tidak akan terbatas pada serangan rudal, tetapi akan melibatkan gelombang pesawat tanpa awak dalam intensitas yang lebih tinggi.

“Penembakan rudal dan drone akan terus meningkat, ini adalah komitmen Yaman terhadap pembelaan rakyat Gaza yang tertindas, sabar, dan tangguh.”

Pernyataan tersebut ditutup dengan pernyataan tegas bahwa Yaman tidak akan diam di hadapan kejahatan sistematis yang dilakukan oleh entitas penjajah: “Yaman telah memutuskan untuk tidak tinggal diam terhadap pengepungan dan genosida yang terus berlangsung di Gaza. Dengan pertolongan dan kepercayaan penuh kepada Allah, operasi militer kami akan terus diperluas hingga agresi dihentikan dan pengepungan atas Gaza dicabut sepenuhnya.”

Tags: