Loading

Ketik untuk mencari

Afrika

Terpapar Corona, Istri Syekh Ibrahim Zakzaky Tak Dapatkan Perawatan Medis Memadai

Terpapar Corona, Istri Syekh Ibrahim Zakzaky Tak Dapatkan Perawatan Medis Memadai

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, menyusul tersiarnya kabar bahwa istri Pemimpin Gerakan Islam Nigeria, Syekh Ibrahim Zakzaky terjangkit virus Corona, putranya menyatakan bahwa ibunya tidak mendapatkan fasilitas medis memadai untuk berobat.

“Pada hari lalu, Pengadilan mengeluarkan perintah untuk memindahkan ibu saya ke rumah sakit. Meski demikian, setelah memeriksa semua pusat pengobatan yang diverifikasi di kota Kaduna, tak satu pun pusat pengobatan itu memiliki fasilitas memadai untuk mengobati ibu saya,”kata Muhammad Ibrahim Zakzaky.

Beberapa waktu lalu, putri Pemimpin Muslim Nigeria itu, Suhaila Zakzaky mengabarkan bahwa kedua orangtuanya dalam kondisi genting lantaran diabaikan para dokter.

Menurut Suhaila, ayah dan ibunya mengalami luka-luka saat ditangkap. Kini kondisi kesehatan keduanya sangat buruk lantaran tidak mendapatkan perawatan medis yang layak.

Sebelum ini, Pengacara Syekh Zakzaky, Ishaq Adam Ishaq membongkar kejahatan Rezim Saudi terhadap kliennya. Dalam wawancara dengan Islam Times pada Desember lalu, ia mengatakan bahwa Saudi mengeluarkan jutaan dolar untuk menggencet Gerakan Islam Nigeria.

Ishaq mengatakan, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari telah ditugasi AS, Israel, dan Saudi untuk membunuh Syekh Zakzaky.

Syekh Zakzaky, yang kini berusia pertengahan enam puluhan, kehilangan penglihatan kirinya ketika pasukan Pemerintah Nigeria menyerbu kota Zaria pada 2015 lalu. Istrinya juga mengalami luka serius dan lebih dari 300 pengikutnya dan tiga putranya tewas dalam kekerasan itu.

Sejak ditahan 5 tahun lalu, Pemerintah Nigeria dengan beragam dalih menghalang-halangi pembebasan Syekh Zakzaky. Meski kondisi jasmaninya memburuk, Pemerintah Nigeria tidak memberikan fasilitas pengobatan kepadanya.

Seiring memburuknya kondisi kesehatan Syekh Zakzaky dalam beberapa bulan terakhir, Badan-badan HAM menyerukan agar ia segera dibebaskan.

Tim Pengacara Syekh Zakzaky menyatakan, Pemerintah Nigeria tak akan menyetujui keputusan Pengadilan untuk membebaskannya, sebab mereka ditekan Saudi untuk menumpas gerakan Syiah di negara tersebut; tujuan yang juga mendorong ISIS melakukan pembantaian di Irak, Yaman, Suriah, dan negara-negara lain.

Tags: