Venezuela Sebut Menlu AS Gunakan Video Provokatif Buatan AI untuk Menyesatkan Trump
POROS PERLAWANAN – Menteri Informasi Venezuela, Freddy Nanez, menuduh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, telah menyesatkan Presiden Donald Trump dengan menyajikan kepadanya sebuah video yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI). Video itu lalu dibagikan oleh Trump dan akun resmi Gedung Putih sebagai bukti adanya operasi militer AS di Karibia melawan penyelundup narkoba.
Diberitakan al-Mayadeen, dalam sebuah pesan di saluran Telegram-nya, Nanez membagikan analisis video tersebut dan menyoroti beberapa indikasi pemalsuan. Ia mencatat bahwa ledakan kapal mirip dengan “animasi kartun yang sederhana,” airnya kurang realistis, dan “distorsi gerakan” serta detail yang hilang menunjukkan bahwa rekaman tersebut dihasilkan secara buatan untuk menipu penonton.
“Sepertinya Marco Rubio terus berbohong kepada Presidennya. Setelah mendesaknya, kini ia menyajikan video AI sebagai ‘bukti’ (yang sudah dikonfirmasi) … Hentikan provokasi perang dan upaya untuk menodai tangan Presiden Donald Trump dengan darah,” kata Nanez di Telegram.
Dia juga menyerukan kepada Washington untuk “berhenti mencoba mencemarkan reputasi Presiden” dengan konten palsu. Menurut Nanez, tindakan ini dapat memicu eskalasi berbahaya.
Di sisi lain, anggota Parlemen Venezuela, Gilbert Jimenez mengatakan kepada RIA Novosti bahwa laporan AS tentang kapal yang dihancurkan patut dipertanyakan. Dia berargumen bahwa para penyelundup tidak mungkin mencoba mengangkut barang melalui Karibia saat pasukan AS aktif di wilayah tersebut. Ia berpendapat bahwa laporan tersebut digunakan sebagai dalih untuk agresi terhadap Venezuela.
Presiden Nicolas Maduro sebelumnya telah menuduh Rubio mengarahkan kebijakan Gedung Putih terkait Caracas dan berusaha mendesak Donald Trump untuk melakukan konfrontasi militer dengan Venezuela. Caracas secara konsisten menegaskan bahwa penempatan kapal perang AS di Karibia tidak terkait dengan operasi pemberantasan narkoba, melainkan bertujuan untuk menekan negara tersebut.
