15 Awak Kapal Touska yang Disita AS Telah Kembali ke Iran
POROS PERLAWANAN — Sebanyak 15 awak kapal dagang Iran, Touska, yang disita Amerika Serikat telah kembali ke Tanah Air setelah sebelumnya dipindahkan ke Pakistan untuk proses pemulangan. Kepulangan berlangsung pada Senin 4 Mei melalui perbatasan Rimdan di Provinsi Sistan dan Baluchestan, Iran tenggara.
Kapal Touska diserang dan disita oleh pasukan AS pada 1 April 2026 di Teluk Oman. Washington menuduh kapal tersebut melanggar apa yang disebut sebagai blokade laut terhadap Iran. Dalam operasi itu, total 28 awak kapal ditahan.
Sebelumnya, enam awak telah dibebaskan. Tujuh awak lainnya masih berada di Pakistan dan menunggu proses lanjutan.
Media ABC News pada Minggu 3 Mei, mengutip Komando Pusat Amerika Serikat (United States Central Command), melaporkan bahwa prosedur pengembalian kapal kepada pemiliknya juga telah dimulai.
Pemerintah Iran mengecam keras kebijakan blokade laut tersebut dan menegaskan tidak akan kembali ke meja perundingan dengan Amerika Serikat selama kebijakan itu masih diberlakukan.
Teheran menyebut penyitaan sejumlah kapal Iran sebagai tindakan pembajakan. Pemerintah Iran juga menegaskan memiliki hak penuh untuk mengambil langkah pertahanan yang dianggap perlu.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump bahkan mengakui bahwa Angkatan Laut negaranya bertindak “seperti bajak laut” dalam menjalankan blokade tersebut.
