Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Pamerkan Senapan Hadar Goldin, Hamas ‘Tebar Garam di Atas Luka Israel’

Pamerkan Senapan Hadar Goldin, Hamas ‘Tebar Garam di Atas Luka Israel’

POROS PERLAWANAN – Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam memamerkan senapan serdadu Israel, Hadar Goldin, yang ditawan Hamas sejak 2014. Dengan langkah ini, Brigade al-Qassam pun membuka luka lama Rezim Zionis.

Dinukil al-Alam dari al-Ahed, Brigade al-Qassam memajang senapan Goldin dalam perayaan besar hari jadi Hamas ke-35 yang diadakan di Gaza.

Bersamaan dengan pemajangan senapan Goldin, Brigade al-Qassam mengumumkan, ”Tanggal 1 Agustus 2014 adalah gambaran dari rasa frustasi Tentara Zionis karena kontak dengan serdadunya, Hadar Goldin, telah terputus.”

“Senjata dengan nomor seri 42852351 milik serdadu ini telah ditemukan dan disita oleh para pejuang al-Qassam, agar menjadi tanda dari rasa frustasi Tentara Zionis sekaligus informasi bagi para pejuang kami dalam masalah penting ini,” imbuh Brigade al-Qassam.

Saat Tentara Israel melancarkan serangan ke Gaza pada 2014, Brigade al-Qassam telah menawan 4 serdadu Israel, yaitu Hadar Goldin, Oron Shaul, Hisham al-Sayyed, dan Avera Mengistu.

Rezim Zionis berulang kali mengumumkan bahwa Goldin dan Shaul sudah tewas dan jasad-jasad mereka disimpan oleh Brigade al-Qassam.

Musim panas lalu, Jubir Hamas, Fawzi Barhoum menyatakan bahwa para petinggi Rezim Zionis telah membohongi orang-orang Israel soal para tawanan mereka, demi menutup-nutupi kelemahan Tel Aviv dalam menyelesaikan masalah pertukaran tawanan.

Beberapa waktu lalu, Brigade al-Qassam memublikasikan foto Goldin dan Shaul untuk orang-orang Israel serta melabelinya dengan frasa “Pemerintah kalian berdusta”.

Pada Agustus 2014 silam, Goldin hilang tak tentu rimbanya di timur Rafah. Peristiwa ini terjadi setelah sejumlah serdadu Israel menyalahgunakan gencatan senjata yang diumumkan dengan menyusup lebih dari 2 kilometer ke wilayah Rafah.

Para penyusup itu disergap oleh al-Qassam. Sejumlah serdadu Israel tewas atau terluka dalam baku tembak tersebut. Saat itu Rezim Zionis mengakui bahwa salah satu serdadunya hilang.

Waktu itu al-Qassam mengaku tidak memiliki informasi tentang serdadu yang hilang itu. Namun beberapa tahun setelahnya, al-Qassam memublikasikan foto 4 serdadu Israel, termasuk Goldin.

Al-Qassam membeberkan bahwa Tentara Israel membawa jasad Syahid Walid Masoud, anggota Brigade ini, yang mengenakan seragam militer mirip Tentara Israel. Tentara Zionis mengira bahwa mereka membawa jenazah Goldin. Inilah yang menyebabkan Israel terlambat 2 jam untuk membalas ditawannya Goldin.

Menurut al-Qassam, Israel tidak punya nyali untuk menjelaskan kepada dunia alasan kenapa operasi militernya tertunda hingga 2 jam.

Tags: