Loading

Ketik untuk mencari

Palestina Suriah

Setelah Diungkap Media, Israel Akhirnya Ngaku Culik Warga Suriah dengan Tudingan sebagai ‘Mata-mata Iran’

Israel Culik Warga Suriah yang Diklaim sebagai ‘Mata-mata Iran’

POROS PERLAWANAN– Stasiun televisi al-Mayadeen melaporkan, Militer Israel telah melakukan operasi penculikan di wilayah Suriah. Menurut televisi Lebanon tersebut, warga Suriah bernama Ali Sulaiman al-Ashi diculik pada tanggal 18 Juli silam.

Dilansir Fars, al-Mayadeen mengutip dari sejumlah sumber bahwa al-Ashi ditangkap saat berada di ladangnya di desa Shida di selatan Qunaitera, Suriah. Untuk menculik al-Ashi, pasukan Rezim Zionis memasuki ladangnya hingga sejauh ratusan meter dari pagar pembatas.

Menurut sumber-sumber al-Mayadeen, petani Suriah itu diculik saat membawa susu dari Provinsi Damaskus ke Qunaitera.

Al-Mayadeen melaporkan, Militer Israel hingga saat ini tidak memberitakan penculikan al-Ashi. Dalam rentang waktu ini, Israel menutup rapat-rapat penculikan tersebut.

Pada Minggu malam, gerai-gerai berita melaporkan operasi penculikan yang dilakukan Militer Israel di wilayah Suriah.

Berdasarkan laporan Kantor Berita Associated Press, Militer Israel mengumumkan telah menangkap satu orang dalam sebuah serangan darat. Namun Militer Rezim Zionis tidak mengungkap waktu penangkapan tersebut.

Sejak dimulainya perang di Gaza, ini adalah kali pertama Rezim Zionis mengumumkan pengerahan pasukan ke wilayah Suriah.

Sebelum ini, sumber-sumber keamanan Lebanon memberitakan diculiknya kapten sebuah kapal sipil Lebanon oleh Pasukan Komando Israel.

Harian Maariv melaporkan, Pasukan Komando Angkatan Laut Israel menculik seorang warga Lebanon dalam sebuah operasi di Albatroun.

Radio Militer Israel mengumumkan, andai media-media tidak membocorkan kabar penculikan kapten kapal bernama Imad Amhaz di selatan Lebanon tersebut, Tel Aviv tidak berniat mengaku bertanggung jawab atas operasi itu.

Setelah berita penculikan Amhaz tersebar, Israel pun mengakui telah menculik al-Ashi di Suriah. Rezim Zionis mengeklaim, al-Ashi ditangkap lantaran menghimpun informasi untuk Iran.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *