Ukraina Akui Iran Tak Kirim Rudal ke Rusia, Araghchi: Segera Hentikan Komedi Sanksi Ini
POROS PERLAWANAN- Pengakuan Presiden Ukraina, Volodymir Zelensky bahwa Iran tidak memberikan rudal apa pun kepada Rusia, mendapat tanggapan dari Menlu Iran, Sayyid Abbas Araghchi.
Diberitakan Fars, Uni Eropa sebelum ini mengeklaim pengiriman rudal Iran ke Rusia terkait perang Ukraina. Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi terhadap beberapa orang dan lembaga Iran. Di antaranya adalah maskapai Iran Air, Mahan, dan Saha.
Pada hari Selasa 5 November, Menlu Iran menyatakan,”Uni Eropa baru-baru ini telah menargetkan para penumpang reguler Iran dan non-Iran karena telah melarang maskapai kami memasuki Eropa.”
“Tindakan ini dilakukan berdasarkan klaim keliru dan tak berdasar bahwa Iran memberikan rudal-rudal balistik kepada Rusia untuk digunakan di Ukraina.”
“Sekarang bahkan Presiden Zelensky sendiri secara terbuka menyatakan, tak satu pun rudal yang dikirim Iran ke Rusia.”
Dalam sebuah jumpa pers baru-baru ini, Zelenksy mengatakan, Iran dan Rusia memang berunding tentang pengiriman rudal. Namun berdasarkan informasi yang Kiev terima, Iran belum memberikan satu pun rudal kepada Rusia.
“Sudah tiba waktunya Uni Eropa mengakhiri komedi ini. Menargetkan warga sipil Iran berdasarkan sebuah tudingan tak berdasar adalah tindakan amoral dan kekeliruan besar yang harus segera dikompensasi.”
Menanggapi pengakuan Presiden Ukraina, Jubir Kemenlu Iran Esmail Baghaei pada hari Senin kemarin mengatakan,”Yang pertama kali menggulirkan pembicaraan tentang masalah ini adalah para pejabat AS. Berdasarkan klaim-klaim dusta ini, mereka memberlakukan sanksi-sanksi terhadap rakyat Iran. Di antaranya adalah sanksi atas industri penerbangan Iran yang digunakan warga Iran.”
