Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Iran Sangkal Tegas Tudingan Terlibat Teror terhadap Pejabat AS dan Menyebutnya ‘Konspirasi Menjijikkan’

Iran Bantah Keterlibatan dalam Upaya Teror terhadap Pejabat-pejabat AS

POROS PERLAWANAN– Jubir Kemenlu Iran, Esmail Baghaei membantah klaim terkait keterlibatan Teheran dalam upaya meneror para mantan atau pejabat saat ini AS.

“Tuduhan-tuduhan serupa pernah dilayangkan berkali-kali sebelum ini, yang sudah disangkal tegas oleh Republik Islam Iran. Tuduhan-tuduhan itu juga terbukti tidak benar. Pengulangan tuduhan semacam ini di periode sekarang adalah konspirasi menjijikkan dari forum-forum Zionis dan anti-Iran. Tujuannya adalah membuat masalah antara Iran dan AS semakin pelik,” kata Baghaei, diberitakan ISNA.

Di saat bersamaan, Baghaei menegaskan bahwa seperti yang telah diumumkan sebelumnya, Republik Islam Iran akan menggunakan segala intrumen sah dan legal di level domestik dan internasional demi mewujudkan hak-hak bangsa Iran.

Fars melaporkan, Kementerian Hukum AS pada Jumat 8 November kemarin menuduh seseorang berusaha meneror Donald Trump. Kementerian Hukum AS mengeklaim bahwa Iran mendalangi proyek teror tersebut, namun telah digagalkan FBI.

Berdasarkan klaim Kementerian Hukum AS, rencana teror terhadap Trump terungkap saat interogasi seorang warga Afghanistan yang diduga sebagai agen Iran.

Dalam sebuah dakwaan pidana yang dibuat di Pengadilan Federal Manhattan, diklaim bahwa warga Afghanistan bernama Farhad Shakeri tersebut mengaku, pada September lalu ia diminta Iran untuk menyiapkan rencana untuk mengamati dan membunuh Trump.

Dakwaan itu mengeklaim, dua orang lain telah direkrut untuk terlibat dalam upaya teror. Salah satu dari mereka adalah wartawan Iran-AS yang ditangkap pada Jumat kemarin. Kantor Berita Associated Press mengeklaim bahwa Shakeri saat ini berada di Iran.

Jaksa Umum AS dalam statemennya menyatakan,”Hanya ada sedikit pemain di dunia yang selevel dengan Iran sebagai faktor bahaya serius atas keamanan nasional AS.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *