Loading

Ketik untuk mencari

Suriah

Rezim Zionis Ancam ‘Habisi’ Bashar Assad 

POROS PERLAWANAN — Setelah gagal membujuk Presiden Suriah, Bashar Assad, untuk keluar dari Poros Perlawanan, kini rezim Zionis beralih pada ancaman. Menurut laporan surat kabar Israel Hayom pada Senin 11 November, rezim Zionis mengirim pesan ancaman kepada Assad dan memperingatkan, jika Assad tidak menghentikan aliran senjata dari Suriah ke Lebanon, maka ia akan mengalami nasib yang serupa dengan Syahid Sayyid Hasan Nasrallah.

Ancaman ini muncul setelah sebelumnya rezim Zionis berusaha membujuk Assad melalui perantara Uni Emirat Arab (UEA) dan Yordania. Mereka menawarkan bantuan dalam bentuk rekonstruksi Suriah dan dukungan finansial, tetapi upaya tersebut tidak berhasil. UEA dan Yordania sebelumnya meminta Assad untuk menjauh dan memutus hubungan dengan Iran dan Hizbullah. Selain itu, mereka juga mendesak Assad agar menghentikan dukungan logistik dari Suriah ke Lebanon.

Menurut sumber-sumber berita yang dikutip media Israel itu, Tel Aviv terus memantau situasi di Damaskus. Melalui pihak UEA dan Yordania, Israel meyakinkan Assad agar memutus aliansi dengan Iran dan Hizbullah. Meski tidak menaruh harapan besar pada perubahan sikap Assad, Tel Aviv dan sekutu-sekutunya tetap berharap Assad akan meminta Pasukan Garda Revolusi Iran dan Hizbullah meninggalkan wilayah Suriah.

UEA bahkan telah menawarkan insentif finansial besar kepada Assad, termasuk janji untuk membiayai rekonstruksi penuh di seluruh Suriah—tentu dengan syarat bahwa Suriah harus menjauh dari “Poros Iran”. Yordania pun berkomitmen untuk menumpas kelompok-kelompok oposisi Pemerintah Suriah di wilayah selatan dan timur Suriah sebagai bagian dari kesepakatan yang diajukan kepada Assad.

Tawaran dan ancaman ini menunjukkan bahwa rezim Zionis dan sekutunya masih berharap dapat menarik Suriah dari orbit Iran dan Hizbullah, meskipun strategi mereka sejauh ini belum menunjukkan hasil yang berarti.

Tags: