Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Menteri Rezim Zionis: Kata ‘Kemenangan’ Sudah Hilang dari Kamus Militer Israel

Menteri Rezim Zionis: Kata ‘Kemenangan’ Sudah Hilang dari Kamus Militer Israel

POROS PERLAWANAN – Dikutip Mehr dari al-Mayadeen, Menteri Warisan Budaya Israel, Amihai Eliyahu secara terbuka mengakui kegagalan-kegagalan Rezim Zionis.

“Kata ‘kemenangan’ sudah terhapus dari kamus Militer Israel,” kata anggota Knesset dari Partai Otzma Yehudit tersebut.

Wali Kota Nahariya dalam statemennya tentang gelombang serangan Hizbullah ke kota tersebut mengatakan,”Nahariya melewati hari-hari yang berat. Kawasan-kawasan utara secara keseluruhan menjadi sasaran serangan rudal dan drone.”

“Kondisi ini harus diakhiri. Kami tidak bisa terus hidup dengan situasi semacam ini. Kami tidak kuat melanjutkan lagi.”

Sementara itu, harian Maariv mengabarkan bahwa sejak awal bulan November hingga sekarang, Hizbullah telah menerbangkan 90 dronoe ke arah Tanah Pendudukan.

Terkait serangan Hizbullah pada hari Senin 12 November, media-media Rezim Zionis memberitakan,”Rudal-rudal Hizbullah menempuh jarak puluhan kilometer hingga kawasan tengah. Drone-drone itu memaksa lebih dari 2 juta penduduk Israel lari ke tempat-tempat perlindungan.”

Media-media Ibrani juga melaporkan bahwa setelah rudal-rudal Hizbullah menghantam Nahariya di utara Tanah Pendudukan, sedikitnya 2 orang Zionis tewas. Klip-klip rudal Hizbullah yang mengenai Nahariya menunjukkan, berbagai sistem pertahanan udara mahal Israel gagal mencegat rudal-rudal Lebanon.

Hizbullah dalam statemennya mengumumkan telah menghujani pangkalan militer Sharaga di utara Okka dengan rudal.

Dalam rangka membalas kejahatan perang Israel di Gaza dan Lebanon, Hizbullah secara rutin melancarkan serangan rudal ke kawasan-kawasan permukiman Zionis. Menanggapi gelombang serangan itu, media-media Ibrani menyatakan bahwa Hizbullah sukses memaksakan perang yang menguras energi terhadap Militer Israel.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *