Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

PBB Prihatinkan Kian Memburuknya Kondisi Kemanusiaan di Gaza

POROS PERLAWANAN – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa kondisi kemanusiaan di Gaza memburuk dengan dimulainya musim dingin. Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Tor Wennesland, pada Selasa 19 November menyatakan bahwa dunia sedang menyaksikan “mimpi buruk” dengan tingkat penderitaan yang tak terukur. Namun, seperti biasa, respons PBB hanya sebatas “menyampaikan keprihatinan”.

Rumah Sakit Dihancurkan

Menukil laporan Kantor Berita Farsnews pada Rabu 20 November, melaporkan bahwa Militer Israel telah menghancurkan Rumah Sakit Abu Yusuf Al-Najjar, satu-satunya fasilitas kesehatan di wilayah Rafah, Gaza Selatan.

Direktur Rumah Sakit Kamel Adwan, Husam Abu Safieh menyatakan bahwa pasukan Israel tidak mengizinkan tim medis internasional masuk ke Gaza Utara untuk menyelamatkan korban luka.

Ia juga mengungkapkan bahwa Israel melarang pasokan makanan dan air ke wilayah tersebut, sehingga pasien anak-anak dan orang tua yang menderita kekurangan gizi terus berdatangan ke rumah sakitnya setiap hari.

Krisis Internal Israel

Meskipun Israel “unggul” soal menghancurkan rumah sakit dan membantai anak-anak, mereka justru mengalami kekalahan besar saat menghadapi para pejuang Perlawanan. Kekalahan ini menciptakan ketegangan serius di kalangan pejabat Israel. Setelah memecat Menteri Pertahanan, Netanyahu dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk memecat Kepala Dinas Keamanan Internal Israel, Shabak.

Protes di Forum Internasional

Sementara itu, di sela-sela KTT G-20 di Brasil, para peserta melakukan aksi protes terhadap kejahatan Israel. Media Israel melaporkan insiden penembakan suar di dekat kediaman Netanyahu, menambah tekanan politik terhadap rezimnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *