Pembantaian Baru di Gaza Utara: 160 Korban Syahid dan Luka-luka
POROS PERLAWANAN – Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan tragedi pembantaian brutal terbaru yang dilakukan oleh rezim Zionis di Gaza Utara pada Kamis, (21/11) dini hari. Serangan ini mengakibatkan sedikitnya 160 korban jiwa dan luka-luka.
Serangan udara yang dilancarkan rezim Zionis menghantam sebuah kawasan pemukiman di sekitar Rumah Sakit Kamel Odwan, Gaza Utara. Berdasarkan keterangan dari TV Al Jazeera, sedikitnya 60 warga Palestina tewas, sementara lebih dari 100 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan ini.
Jurnalis Al Jazeera yang berada di Gaza melaporkan bahwa hingga saat ini, 66 jenazah telah ditemukan di lokasi serangan, dengan mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak Palestina.
Serangan Brutal yang Terus Berlanjut
Selain serangan di dekat Rumah Sakit Kamel Odwan, pasukan pendudukan Israel juga melancarkan serangan simultan ke berbagai wilayah di Jalur Gaza. Serangan menggunakan artileri dan jet tempur terus menghantam kawasan pemukiman, yang menyebabkan kerusakan besar dan korban sipil semakin bertambah.
Tragedi ini menambah daftar panjang kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh rezim Zionis di Gaza. Serangan sistematis yang menargetkan pemukiman padat penduduk telah menimbulkan penderitaan tak terbayangkan bagi warga sipil yang sudah terjebak dalam blokade selama bertahun-tahun.
Krisis Kemanusiaan yang Memburuk
Kementerian Kesehatan Gaza berulang kali memperingatkan bahwa sistem kesehatan di wilayah tersebut berada di ambang kehancuran akibat serangan bertubi-tubi dan blokade yang terus berlanjut. Rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang sudah kekurangan pasokan medis kini harus menghadapi lonjakan korban yang terus meningkat.
Pembantaian di Gaza Utara ini sekali lagi menjadi bukti nyata penderitaan rakyat Palestina di bawah pendudukan, sementara dunia menyaksikan tragedi kemanusiaan didepan matanya tanpa berbuat apa-apa.
