Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Hizbullah Lancarkan Serangan ke Basis Haifa dan Shraga Milik Brigade Elite Golani

POROS PERLAWANAN – Hizbullah mengumumkan serangkaian serangan udara dan roket terhadap dua target strategis Israel pada Kamis pagi 21 November. Dalam operasi yang dinamakan “Silsilah Operasi Khaibar”, serangan tersebut menargetkan Basis Angkatan Laut Haifa serta Basis Shraga, markas administratif Brigade Golani, di dekat kota Akka yang Diduduki.

Serangan Strategis

Pukul 06.00 pagi, dengan seruan “Labbaik ya Nashrallah”, pejuang Hizbullah melancarkan serangan menggunakan drone kamikaze ke Basis Angkatan Laut Haifa, sekitar 35 km dari perbatasan Lebanon-Palestina. Basis ini diketahui menjadi tempat berlabuh kapal perang dan kapal selam milik Angkatan Laut Israel. Hizbullah menyatakan serangan ini berhasil menghantam target secara akurat.

Tak lama setelah itu, pada pukul 11.45 siang, basis Shraga, markas administratif Brigade Golani yang terletak di utara Akka, menjadi sasaran tembakan roket dari pejuang Hizbullah.

Serangan di Perbatasan

Hizbullah juga melanjutkan serangan ke posisi militer Israel di sepanjang perbatasan. Pukul 07.30 pagi, sebuah serangan udara menggunakan drone kamikaze menargetkan pasukan Israel di timur Kota Khiyam dan menghantam target secara akurat. Sebelumnya, Hizbullah juga menyerang konsentrasi pasukan Israel di gerbang Al-Amra, timur Khiyam, dan wilayah strategis Bukit Al-Ajjal di dekat permukiman Kfar Yuval.

Korban dan Dampak

Di sisi lain, media Israel mengonfirmasi jatuhnya korban jiwa di Nahariya akibat serangan roket yang menghantam kota tersebut. Kepala otoritas lokal Nahariya, Ronen Marley menyampaikan kritik keras kepada Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, dengan mengatakan, “Saya mengundang Netanyahu ke Nahariya, agar dia melihat sendiri mayat-mayat di jalanan, mungkin dia akan memahami apa yang sedang terjadi di sini.”

Selain itu, beberapa roket dilaporkan menghantam kota Kiryat Shmona, memperburuk ketegangan di kawasan tersebut.

Latar Belakang

Serangan ini adalah bagian dari “Pertempuran Awliyaa Al-Baas”, dengan cara Hizbullah terus memberikan tekanan kepada pasukan Israel melalui serangan ke posisi strategis di dalam wilayah Pendudukan. Hizbullah menyatakan bahwa operasi ini merupakan balasan atas agresi Israel yang terus berlanjut terhadap rakyat Palestina dan Lebanon.

Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel kini semakin memanas, dengan eskalasi serangan yang signifikan dari kedua belah pihak.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *