Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas: Kami Saling Koordinasikan Tiap Detail di Poros Perlawanan

Hamas: Kami Saling Mengkoordinasikan Tiap Detail di Poros Perlawanan

POROS PERLAWANAN – Salah seorang petinggi Hamas, Usamah Hamdan menyebut hari Minggu 24 November kemarin sebagai salah satu “hari-hari besar Allah.” Perlawanan Lebanon dengan serangan-serangannya telah mengirim pesan gamblang kepada Rezim Zionis.

“Meski telah banyak berkorban, Perlawanan Islam Lebanon masih mampu memaksa musuh menelan kerugian serta para pimpinannya kabur ke tempat-tempat perlindungan,” kata Hamdan kepada al-Mayadeen, diberitakan Fars.

“Tawaran terakhir gencatan senjata di Gaza diajukan AS sebelum berlangsungnya Pilpres di negara tersebut.”

Sehubungan dengan kemungkinan terwujudnya gencatan senjata di Lebanon, Hamdan mengatakan,”Di Poros Perlawanan, kami saling memercayai satu sama lain dan mengkoordinasikan segala detail.”

Menurutnya, kendati Rezim Zionis telah melakukan penghancuran, pembantaian, dan penelantaran, namun mereka masih belum bisa meraih tujuan-tujuan.

“Israel berusaha memulangkan para tawanan dan memaksa Perlawanan untuk menyerah, supaya setelah itu, mereka bisa memutuskan untuk menghentikan perang atau tidak.”

“Israel ingin meraih di meja perundingan apa yang tidak bisa diperolehnya di medan tempur. Namun itu tidak bakal terjadi.”

“Kami berusaha menghentikan agresi terhadap rakyat kami. Hal ini tidak bisa diwujudkan dengan hanya bicara soal gencatan senjata sementara selama 5 hari dan setelah itu melanjutkan perang.”

“Doha telah menjelaskan jenis hubungan Hamas dengan Qatar. Kami menegaskan bahwa hubungan kami dengan Qatar lebih dalam dari yang dibayangkan musuh.”

“Perang masih berlanjut di Gaza. Jika berita dari para pejuang yang melindungi para tawanan terputus, berita-berita tentang tawanan Israel juga akan berhenti. Jika seorang pejuang gugur, nyawa para tawanan juga terancam bahaya, sebab tidak ada lagi orang yang memedulikan mereka. Tak seorang pun yang bisa secara pasti bicara tentang kondisi para tawanan Israel.”

Hamdan mengatakan, Hamas dalam pertemuan di Kairo telah sepakat dengan Fatah terkait pembentukan komite untuk mengelola Gaza.

“Diharapkan bahwa pertemuan kedua dengan Fatah guna menyempurnakan kesepakatan akan dilangsungkan. Namun karena sejumlah faktor, termasuk gugurnya Yahya Sinwar, pertemuan ini masih tertunda.”

“Hamas mendukung pembentukan Pemerintahan Kesepakatan Nasional untuk mengelola urusan rakyat Palestina. Namun hingga sekarang, hal itu belum disepakati,” pungkasnya.

Tags: