Kepala Staf Angkatan Darat Iran Ungkap Potensi Israel Runtuh Dalam Waktu Dekat
POROS PERLAWANAN – Kepala Staf Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi menegaskan bahwa dukungan penuh Iran terhadap Front Perlawanan Palestina dan perjuangan rakyat Palestina akan terus berlanjut sampai penghapusan total rezim Zionis Israel. Menurutnya, saat ini kondisi menunjukkan bahwa rezim Zionis tidak akan mampu bertahan hingga 25 tahun ke depan, sebuah pernyataan yang menegaskan komitmen Iran dalam melawan Israel.
Dalam pidato yang disampaikan pada Minggu 24 November, Jenderal Mousavi dengan jelas menyatakan bahwa dukungan Iran terhadap perlawanan Palestina, khususnya di Gaza, adalah langkah yang sah menurut hukum internasional, didorong oleh prinsip-prinsip kemanusiaan, serta hak yang sah dalam konteks perjuangan melawan penjajahan.
Ia juga menegaskan bahwa tindakan ini adalah bagian dari Revolusi Islam Iran yang lebih besar, yang sejak awal bertujuan untuk mendukung negara-negara tertindas dan melawan kekuatan-kekuatan imperialisme global.
Mousavi menekankan bahwa Iran akan tetap berkomitmen untuk melawan segala ancaman, baik yang datang dari dalam maupun luar negeri, dengan tekad untuk membela kedaulatan dan prinsip-prinsip moral yang dipegang teguh oleh negara tersebut.
Mengenai situasi keamanan di Timur Tengah, Jenderal Mousavi secara langsung menyalahkan Amerika Serikat sebagai pihak yang bertanggung jawab atas ketidakstabilan yang terjadi di kawasan tersebut, dengan menyatakan, “Amerika Serikat adalah penghasut utama ketidakamanan dan ketegangan di wilayah ini.” Menurutnya, kebijakan luar negeri AS yang berpihak pada Israel telah memperburuk ketegangan, menambah eskalasi konflik, dan menyebabkan penderitaan yang berkepanjangan bagi rakyat Palestina dan negara-negara sekitarnya.
Jenderal Mousavi juga menegaskan tidak ada lagi kredibilitas yang tersisa bagi Zionis. Ia berpendapat bahwa rezim Israel kini berada dalam posisi yang sangat rapuh dan semakin terisolasi secara internasional. Dengan indikasi kuat itu, rezim tersebut tidak akan bertahan lebih dari 25 tahun lagi.
“Tanda-tanda yang ada menunjukkan bahwa rezim Zionis akan runtuh sebelum mencapai usia 25 tahun ke depan,” ujarnya, mengutip pergeseran sentimen global terhadap Israel.
Lebih lanjut, Jenderal Mousavi menyoroti peran semakin meningkatnya gerakan anti-Zionis yang kini berkembang pesat di seluruh dunia. Ia menyatakan bahwa gerakan ini telah mendapat dukungan luas dari berbagai negara dan kelompok, baik di dunia Islam maupun di luar dunia Muslim, yang menuntut berakhirnya Pendudukan Palestina dan pembentukan negara Palestina yang merdeka. “Gerakan anti-Zionis kini telah aktif di hampir setiap penjuru dunia, mencerminkan penolakan yang semakin kuat terhadap eksistensi rezim Zionis,” tegasnya.
Jenderal Mousavi tidak hanya menegaskan posisi Iran yang solid dalam mendukung Palestina, tetapi juga menekankan bahwa perubahan geopolitik dan pergeseran opini global berpotensi meruntuhkan rezim Israel dalam waktu dekat.
