Pendukung Palestina Teriaki Erdogan: Mengapa Anda Kirim Minyak ke Israel?
POROS PERLAWANAN – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mendapat kritik tajam dari para pendukung Palestina selama pidatonya di Ankara pada Sabtu 30 November di acara TRT International Forum (Forum Internasional Radio dan Televisi Negara Turki). Para pengunjuk rasa menuduh Erdogan munafik karena melanjutkan hubungan dagang dengan Israel meskipun sering mengeluarkan pernyataan keras terhadap rezim Zionis tersebut.
Protes yang Mengguncang Pidato Erdogan
Dalam salah satu momen, seorang pengunjuk rasa dengan lantang bertanya, “Mengapa minyak Azerbaijan dikirim ke Israel?” Sebelum mendapatkan jawaban, pria itu segera dikeluarkan dari ruangan oleh petugas keamanan.
Pengunjuk rasa lainnya meneriakkan, “Zionis terus melakukan operasi di laut dan pelabuhan kami. Kapal-kapal mereka mengangkut bom ke Gaza.” Erdogan, tanpa memberikan penjelasan rinci, menjawab dengan tegas, “Jangan menjadi corong Zionis.”
Kontroversi Hubungan Dagang Turki-Israel
Laporan mengenai kelanjutan hubungan dagang antara Turki dan Israel, meskipun Ankara mengklaim telah memutusnya sebagai bentuk protes atas genosida di Gaza, telah memicu kritik luas di dalam negeri.
Kelompok aktivis dan organisasi hak asasi manusia menuntut pemerintah Turki untuk mencocokkan pernyataan kerasnya dengan tindakan nyata. Mereka menyatakan bahwa tidak cukup bagi Erdogan untuk hanya mengecam Israel di depan publik, sementara hubungan dagang dan aktivitas lainnya dengan Israel tetap berlangsung.
Protes ini mencerminkan meningkatnya kekecewaan terhadap kebijakan luar negeri Turki yang dianggap tidak konsisten, terutama di tengah meningkatnya solidaritas global terhadap perjuangan rakyat Palestina. Erdogan dihadapkan pada tekanan besar untuk membuktikan komitmen sejatinya terhadap Palestina melalui tindakan nyata, bukan sekadar retorika.
