Loading

Ketik untuk mencari

Suriah

Poros Timur Provinsi Aleppo: Operasi Pasukan QSD

Komite Perlawanan Palestina: Ancaman Trump Takkan Membuat Perlawanan Gaza Gentar

POROS PERLAWANAN – Di bagian timur Provinsi Aleppo, Pasukan Demokratik Suriah (QSD) melancarkan operasi besar di poros ketiga. Pada Selasa, pasukan QSD bergerak dari Manbij menuju Deir Hafer, dan berhasil mengepung serta menghancurkan dua batalion dari Jaish al-Watani (cabang Failaq al-Majd).

Sebelumnya, banyak yang menganggap bahwa QSD akan segera mundur dari Manbij. Namun, dalam kenyataannya, pasukan Kurdi ini justru berupaya memperluas kendali mereka di wilayah kantong Manbij, yang menunjukkan bahwa mereka masih memiliki ambisi untuk mempertahankan dan menguasai lebih banyak wilayah di provinsi ini.

Poros Selatan Provinsi Aleppo: Kemajuan Militer Suriah hingga Khanaser

Poros selatan Provinsi Aleppo menjadi titik krusial dalam pertempuran Suriah pada Selasa. Dalam laporan Senin, disebutkan bahwa pasukan Militer Suriah dan pasukan Perlawanan berhasil membebaskan Khanaser, sebuah kota strategis yang penting dalam rute pasokan menuju wilayah selatan. Setelah itu, mereka melanjutkan pergerakan menuju al-Safira.

Namun, pada Selasa, kelompok teroris merilis gambar yang menunjukkan keberadaan mereka di Khanaser, meskipun pasukan Perlawanan juga melaporkan bahwa mereka berada di pinggiran selatan kota. Dari kedua laporan tersebut, dapat disimpulkan bahwa meski pasukan Suriah dan Perlawanan telah menguasai sebagian besar Khanaser, kota ini masih berada dalam kontrol oposisi, meskipun pasukan Perlawanan kini berada di dekat gerbang selatan kota.

Poros Operasi Baru atas Perintah AS: Serangan terhadap Perlawanan di Timur Sungai Efrat

Pada poros keempat, Dewan Militer Deir al-Zour yang terafiliasi dengan QSD melancarkan serangan terhadap posisi pasukan Perlawanan dan Militer Suriah di kota kecil al-Husayniyah serta tujuh desa berpenduduk Syiah di timur Sungai Efrat.

Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa pada hari keenam operasi Rad’ al-Adwan (“Menahan Agresi”), ketika Militer Suriah dan pasukan Perlawanan fokus mempertahankan Hama, Amerika Serikat menekan kelompok militer yang terafiliasi dengan QSD, yakni Dewan Militer Deir al-Zour, untuk menyerang dan menguasai tujuh desa Syiah yang berada dalam kendali pasukan Perlawanan.

Ketujuh desa ini, bersama dengan tiga bukit di kawasan timur Sungai Efrat, adalah wilayah yang sangat penting, dengan populasi Syiah yang kini berada di bawah ancaman serangan.

Situasi Terkini di Poros Timur Efrat

Hingga akhir Selasa, pertempuran di poros ini berlangsung sangat sengit. Namun, meskipun serangan gencar dilakukan oleh Dewan Militer Deir al-Zour, tidak ada indikasi bahwa salah satu desa tersebut jatuh ke tangan musuh. Bahkan, tidak ada laporan atau gambar yang menunjukkan keberadaan militan pro-AS di desa-desa Syiah ini, dan sumber-sumber oposisi pun tidak mengeklaim adanya kemajuan di poros ini.

Dengan demikian, meskipun tekanan besar diarahkan pada wilayah ini, pertahanan pasukan Perlawanan tetap bertahan dengan kuat, menjaga kontrol atas wilayah yang sangat vital ini.

Perkembangan di berbagai poros menunjukkan bahwa meskipun tekanan terus meningkat, pasukan Perlawanan masih mampu bertahan dan mempertahankan wilayah strategis mereka. Sementara itu, QSD terus menunjukkan ambivalensi dalam tindakan mereka, berusaha mengembangkan pengaruh sambil menghadapi perlawanan besar dari berbagai pihak. Ke depan, pertempuran ini diperkirakan akan semakin intens, mengingat kepentingan besar yang terlibat di setiap wilayah yang sedang diperebutkan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *