Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Kejahatan Israel Kian ‘Variatif’, Kali Ini Sasar para Penjaga Bantuan Kemanusiaan

Kejahatan Israel Kian ‘Variatif’, Kali Ini Targetkan para Penjaga Bantuan Kemanusiaan

POROS PERLAWANAN – Dikutip Mehr dari Kantor Berita Sama, serangan Rezim Zionis terhadap para penjaga bantuan kemanusiaan di Gaza menewaskan belasan orang.

Serangan yang dilakukan Israel di barat Rafah dan Khan Younis tersebut hingga kini telah menyebabkan syahidnya 15 warga Palestina.

Dalam laporan perdana tentang kejahatan tersebut, media-media memberitakan bahwa sebanyak 8 orang gugur dan 30 lainnya terluka akibat serangan Militer Israel.

Sumber-sumber medis Palestina pada Rabu malam 11 Desember mengatakan kepada al-Jazeera, sebanyak 13 orang gugur dalam tempo 24 jam terakhir karena serangan Israel ke pusat Gaza.

Bulan Sabit Merah Palestina pada Kamis dini hari melaporkan, seorang pemuda Palestina gugur akibat serbuan serdadu Israel ke kamp pengungsi Balatah di timur Nablus di utara Tepi Barat.

Serangan Israel terhadap para penjaga bantuan kemanusiaan menepis klaim Rezim Zionis sebelum ini. Tel Aviv mengaku bahwa mereka hanya menargetkan markas-markas militer dan tidak berusaha sedikit pun menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Sementara itu, mengutip dari media-media Ibrani, al-Mayadeen melaporkan bahwa sebuah bis di Quds (Yerusalem) menjadi sasaran penembakan.

Media-media Palestina juga mengabarkan berita tersebut dan menambahkan, aksi penembakan itu telah membunuh seorang Zionis dan melukai 4 Zionis lainnya.

Menurut media Palestina, salah seorang Zionis yang terluka berada dalam kondisi kritis.

Stasiun televisi al-Jazeera memberitakan, penembakan itu terjadi di dekat pos pemeriksaan Nafaq di selatan Quds.

Namun mengutip dari sebuah media Israel, al-Mayadeen menyatakan bahwa peristiwa itu terjadi di dekat pos pemeriksaan al-Khidr. Pelaku penembakan dikabarkan menembakkan 22 peluru ke arah bis tersebut.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *