Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

AS Bantu Pasukan Keamanan Rezim Mahmoud Abbas Hadapi Faksi-faksi Palestina Perlawanan di Jenin

AS Bantu Ramallah Hadapi Faksi-faksi Perlawanan di Jenin

POROS PERLAWANAN – Situs berbahasa Ibrani, Walla, memberitakan bantuan peralatan dari AS kepada Otoritas Nasional Palestina (PNA) untuk menjalankan operasi di Jenin, utara Tepi Barat.

“AS meminta Israel mengizinkan pengiriman senjata yang dibutuhkan pasukan keamanan PNA untuk operasi besar di Jenin,” kutip Walla dari sumber-sumber Palestina, Israel, dan AS, Fars melaporkan.

Menurut sumber Palestina di PNA, Koordinator Keamanan AS, Jenderal Michael Wenzel sebelum operasi telah bertemu para komandan pasukan keamanan PNA untuk berdiskusi tentang program mereka.

“Para komandan pasukan keamanan Palestina telah menyerahkan daftar perangkat yang dibutuhkan segera kepada Wenzel. Daftar tersebut harus disetujui oleh Israel terlebih dahulu,” kata sumber tersebut.

“Wenzel, Dubes AS, dan para pejabat Pemerintahan Biden lainnya meminta Israel menyetujui pengiriman amunisi, helm antikerusuhan, rompi antipeluru, alat komunikasi, perangkat penglihatan malam, kostum penjinak bom, dan kendaraan baja.”

“Mesir, Yordania, Saudi mendukung operasi aparat keamanan PNA di Jenin, sebab mereka tidak ingin menyaksikan PNA dikendalikan organisasi mirip Ikhwanul Muslimin. Operasi ini akan berakhir dengan kemenangan atau kekalahan PNA.”

Sehubungan dengan ini, Axios memberitakan bahwa operasi PNA ini dilakukan untuk merebut kontrol Jenin dan kamp pengungsinya dari anasir bersenjata yang terkait Jihad Islam dan Hamas.

“Bagi PNA, ini adalah operasi yang menentukan. Mahmoud Abbas telah memberi tahu para komandan keamanan, siapa pun yang menentang operasi di Jenin akan dipecat,” lapor Axios.

“Pemerintah Biden meminta dari Israel untuk mencairkan devisa pajak yang diblokir demi membayar gaji pasukan keamanan PNA.”

“Motif politis operasi di Jenin adalah mengirim pesan kepada Donald Trump bahwa PNA adalah mitra yang bisa dipercaya.”

Dalam wawancara dengan al-Jazeera, Jubir Brigade Jenin mengatakan,”Kami mendukung undang-undang dan pemberlakuannya. Namun di mana undang-undang ini saat Militer Israel menyerang? Jika kami menyerahkan diri dan senjata kami, siapa yang akan melindungi kami dari serangan pemukim Zionis dan Militer Israel?”

Pada Sabtu dini hari 14 Desember lalu, aparat keamanan PNA menyerbu Jenin dan terlibat baku tembak dengan para pejuang Perlawanan. Sejumlah warga Palestina dikabarkan mengalami luka-luka akibat konfrontasi tersebut.

Tags: