Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Bandingkan dengan Eropa yang Peduli Ukraina, al-Houthi Kecam Negara-negara Arab yang Abaikan Palestina

Bandingkan dengan Eropa yang Peduli Ukraina, al-Houthi Kecam Negara-negara Arab yang Abaikan Palestina

POROS PERLAWANAN – Dalam pidato mingguan pada Kamis 19 Desember, Pemimpin Ansharullah, Sayyid Abdulmalik al-Houthi menyatakan, para serdadu Zionis saling berkompetisi dalam membantai warga Palestina di Gaza.

“Kelaparan masih berlanjut di Gaza. Rezim Zionis secara sengaja mengaktifkan sindikat-sindikat kriminal untuk menjarah bantuan kemanusiaan di Gaza. Israel menargetkan orang-orang yang berpartisipasi dalam mengirim bantuan ke Gaza. Jumlah syuhada ini mencapai 700 orang,” kata al-Houthi, diberitakan al-Alam.

“Rezim Zionis menyasar seluruh infrastruktur di Gaza. Seperti yang kalian saksikan di Jabaliya, seluruh daerah pemukiman telah hancur. Kerusakan di Jabaliya menunjukkan besarnya serangan-serangan Rezim Zionis.”

“Israel melanjutkan tindakan seperti pembunuhan, penculikan, dan penyerbuan di tepi Barat dan Quds. Agresi Israel di Tepi Barat tidak ditanggapi sedikit pun oleh Otoritas Palestina (PNA). Kerja sama PNA dengan Israel dalam menghadapi pejuang Perlawanan di Jenin sangat memprihatinkan. Ini sebuah kesalahan dan pengkhianatan besar.”

“Agresi Israel ke Lebanon juga masih berlanjut meski ada kesepakatan gencatan senjata. Ini menunjukkan tiadanya komitmen Rezim Zionis kepada perjanjian apa pun. Komite Pengawas Gencatan Senjata juga bersekongkol dengan Israel.”

“Proyek Israel di Suriah adalah agresi ke wilayah negara tersebut dan bergerak maju ke Suwaida serta menghubungkannya dengan kawasan yang dikontrol AS. Tel Aviv memiliki proyek bernama Jalur Daud. Melalui proyek ini, mereka berusaha menjangkau sungai Furat di kawasan yang dikendalikan AS dan Kurdi. Israel bermimpi menguasai sungai Furat dan melihat ada peluang untuk mewujudkan mimpi tersebut.”

“Nama operasi Israel diambil dari mitos Zionis, yang menunjukkan mereka mengincar kawasan selatan Suriah dan utara Yordania. Mereka menganggapnya sebagai milik Israel sejak dahulu. Kawasan ini memiliki lahan-lahan pertanian subur dan penuh sumber air, mulai dari selatan Damaskus hingga danau Yarmouk, dari Jabal al-Syaikh hingga Jabal al-Arab di Suwaida.”

“Bagaimana bisa Israel menyerang Suriah dan menghancurkan kekuatan militernya, namun para penguasa baru Suriah tidak berniat memerangi Israel? Umat Islam dalam hal ini tidak berbuat sebagaimana mestinya. Kita menyaksikan kompromi sebagian rezim Arab dengan Rezim Zionis. Muslimin, terutama negara-negara Arab, melihat kejahatan terbiadab Israel. Namun mereka hanya menerima direndahkan begitu saja. Jika kejahatan semacam ini terjadi di sebuah negara Eropa, apa yang akan dilakukan orang-orang Eropa? Lihatlah apa yang mereka lakukan terkait Ukraina.”

“Kendati AS memanfaatkan orang-orang Eropa, namun mereka memberikan dukungan finansial, senjata, dan media untuk Ukraina. Bahaya agresi Rezim Zionis mengancam semua negara, terutama negara-negara Arab. Namun di sebagian besar negara Arab, mereka enggan melakukan tindakan paling sederhana, seperti memboikot produk AS dan Israel.”

“Ada banyak pembicaraan tentang pengubahan Timteng dan penciptaan Timteng Baru, yang merupakan proyek Zionis dan membahayakan Umat Islam. Sayangnya, rezim-rezim Arab justru menanggung sebagian besar dana proyek tersebut. Berdasarkan proyek tersebut, Rezim Zionis berusaha meluaskan pendudukannya di negara-negara Arab untuk membentuk Israel Raya.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *