Pertama Kali Sejak Awal Perang: Aksi Berani Syahid Pejuang Palestina di Tengah Kerumunan Serdadu Zionis
POROS PERLAWANAN – Sayap militer Hamas mengumumkan, salah seorang pejuang Palestina meledakkan diri di tengah kerumunan para serdadu Israel. Aksi berani syahid itu dilakukannya setelah terlebih dahulu menewaskan seorang penembak runduk Israel.
Dilansir Fars, Brigade Izzuddin al-Qassam menyatakan bahwa pada Jumat siang 20 Desember di kamp pengungsi Jabaliya, pejuang Palestina itu terlebih dahulu membunuh seorang penembak runduk Israel dan rekannya dari jarak dekat. Satu jam kemudian, ia mengenakan seragam penembak tersebut dan mendatangi kerumunan para serdadu Rezim Zionis.
Pejuang Palestina itu lalu meledakkan diri di antara 6 serdadu Israel, hingga membuat semua mereka tewas dan terluka. Sejak dimulainya perang pada Oktober tahun lalu, ini adalah operasi berani syahid pertama pejuang Palestina di Gaza.
Bersamaan dengan statemen di atas, Brigade al-Qassam mengumumkan serangan drone ke pangkalan militer Majin milik Rezim Zionis di timur Khan Younis. Serangan tersebut menggunakan drone kamikaze al-Zawari.
Sementara itu, Brigade al-Quds (sayap militer Jihad Islam) mengumumkan, pihaknya telah menargetkan markas komando dan pimpinan Militer Israel di koridor Netzarim, selatan Gaza. Markas itu digempur dengan sebuah unit rudal Badr 1 dan sejumlah rudal 107.
Brigade al-Mujahidin juga menyatakan, mereka telah menyerang perkumpulan serdadu Israel di timur kamp pengungsi al-Buraij di pusat Gaza dengan peluru mortir.
Seluruh serangan ini dilakukan saat perang di Gaza telah menginjak hari ke-441. Rezim Zionis masih terus melakukan segala bentuk kejahatan demi menghentikan Perlawanan Gaza. Sudah 45 hari Israel mengepung utara Gaza dan kamp pengungsi Jabaliya.
Hamas mengumumkan bahwa sejak meningkatnya agresi Israel ke utara Gaza, para pejuang Perlawanan telah membunuh 60 serdadu Israel, melukai ratusan lainnya, dan menghancurkan puluhan perangkat militer Rezim Zionis.
