Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Yaman Ultimatum AS-Israel: Kami Tak Punya Garis Merah Apa pun dalam Perang Lawan Kalian

Ultimatum AS-Israel, Yaman: Kami Tak Punya Garis Merah Apa pun dalam Perang Lawan Kalian

POROS PERLAWANAN – Anggota Dewan Tinggi Politik Yaman, Muhammad Ali a-Houthi memperingatkan AS, Israel, dan Saudi agar jangan berpikir untuk menyerang Yaman.

Ditujukan kepada Benyamin Netanyahu, al-Houthi menegaskan bahwa rakyat Yaman tidak takut sama sekali kepada Israel. Bahkan mereka meyakini bahwa ancaman-ancaman Rezim Zionis hanya omong kosong.

“AS telah mengirim kapal induk keempatnya ke perairan Yaman. Mereka harus mengambil pelajaran dari 3 kapal induknya yang telah hengkang dari perairan Yaman,” kata al-Houthi, diberitakan Fars.

Ia memperingatkan: jika kapal-kapal AS tidak angkat kaki dari perairan Yaman, Angkatan Bersenjata negara tersebut akan memangsanya dengan mudah.

Al-Houthi menyoroti keberhasilan rakyat Yaman dalam membuat perimbangan maritim yang jeli. Ia menambahkan, ”Tidak ada satu pun tempat di laut yang tak bisa ditargetkan oleh Angkatan Bersenjata Yaman.”

Ia juga mengultimatum Saudi dengan berkata: ”Ingatkan orang-orang AS agar tidak menyerang Yaman. Jika tidak, seluruh kepentingan AS di Timur Tengah akan menjadi target. Kami tidak memiliki garis merah apa pun dalam hal ini.”

“Bila saatnya tiba, semua kepentingan AS akan dibombardir. Tak seorang pun yang bisa mencegah kami melakukan hal tersebut. Pilihannya adalah menghentikan agresi ke Gaza dan Yaman atau musuh akan memahami bahwa Yaman tidak memiliki garis merah apa pun. Yaman akan menyasar target mana pun yang diinginkannya.”

“Seluruh saudara-saudara pejuang Yaman di Unit Rudal, Drone, Laut, dan semua prajurit yang membela Tanah Air telah diberi tahu bahwa ‘tak ada garis merah dalam menghadapi AS, Israel, serta para antek mereka’. Ini bukan sebuah psy war. Sebab kami punya sebuah aturan, yaitu bertindak terlebih dahulu, baru berbicara,” tandas al-Houthi.

Tags: