Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Rai al-Youm Prediksi Potensi Israel Gagal Jalankan Skenario Serupa Suriah di Yaman

Rai al-Youm: Israel Mungkin Bakal Jalankan Skenario Suriah di Yaman

POROS PERLAWANAN – Serangan-serangan Yaman dalam rangka membela Palestina telah menggentarkan Rezim Zionis begitu rupa, sehingga Sanaa pun diancam dengan serangan AS, Inggris, dan Israel.

“Dalam beberapa hari ini, Kabinet Israel dan para pemukim Zionis dicekam ketakutan karena serangan rudal balistik hipersonik Palestina 2 dan drone-drone modern. Sebab, serangan ke jantung Tel Aviv ini menimbulkan kerugian jiwa dan kebakaran besar,” tulis Abdel Bari Atwan di Rai al-Youm, al-Alam memberitakan.

“Dampak dari ketakutan orang-orang Zionis tercermin dalam 4 hal:

“Pertama, sejumlah pejabat Israel mengumbar ancaman besar-besaran ke Yaman untuk menjadikannya bernasib seperti Gaza dan Lebanon. Israel juga mengancam akan meneror para petinggi politik dan militer Ansharullah, terutama Sayyid Abdulmalik al-Houthi.

“Kedua, berlindungnya lebih dari 2 juta pemukim Zionis ke bungker-bungker, serta berkumandangnya sirene bahaya di lebih dari 80 titik di Tanah Pendudukan selama 4 hari terakhir.

“Ketiga, ditutupnya zona udara Bandara Ben Gurion dan penangguhan penerbangan-penerbangan, yang memicu kebingungan, keresahan, dan kepanikan di tengah masyarakat Israel.

“Keempat, gagalnya ‘perayaan’ untuk ‘dua capaian besar’ yang diklaim media-media Ibrani. Pertama adalah diberlakukannya gencatan senjata di Lebanon dan berhentinya serangan dari selatan Lebanon ke permukiman-permukiman Zionis. Kedua adalah runtuhnya Pemerintahan Bashar Assad yang merupakan pusat Poros Perlawanan. Netanyahu berbangga bahwa ia memainkan peran terbesar dalam ‘kemenangan’ ini.”

Atwan menilai, ancaman-ancaman para petinggi Israel untuk menyerang kota-kota Yaman menunjukkan besarnya problem yang mereka hadapi akibat serangan Ansharullah, karena mereka gagal melindungi orang-orang Zionis di berbagai kota besar Israel.

“Setelah tenangnya situasi di Lebanon usai gencatan senjata, kini Yaman menjadi ujung tombak Poros Perlawanan dan front utamanya. Sebab itu, tidak mustahil bahwa Kabinet Rezim Pendudukan, dengan dukungan AS dan mungkin Arab, dalam beberapa hari mendatang berniat mengulang skenario Suriah di Yaman. Mereka akan berusaha melemahkan Ansharullah dengan cara menyokong faksi-faksi yang memusuhi Yaman serta menyuplai persenjataan modern untuk mereka,” imbuh Atwan.

“Namun poinnya adalah bahwa agresi segitiga terhadap Yaman ini mungkin akan berujung kepada kegagalan dan tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Serangan ini tidak akan memunculkan Timur Tengah Baru yang dipimpin Israel Raya. Sebab, negara besar dan mulia Yaman tidak akan pernah menyerah atau kalah. Sejarah bersaksi, keteguhan Yaman selama lebih dari 8 tahun di hadapan Koalisi Agresor yang didukung AS menunjukkan bahwa negara ini juga akan bertahan di hadapan agresi Israel. Sudah beberapa bulan ini, rakyat Yaman mengadakan unjuk rasa tiap hari Jumat dan mendeklarasikan dukungan mereka unutk warga tertindas Gaza.”

Tags: