Militer Yaman: Kami Mulai Strategi ‘Pembangkit Listrik Lawan Pembangkit Listrik’ dan ‘Bandara Lawan Bandara’
POROS PERLAWANAN – Militer Yaman mengumumkan dimulainya strategi “pembangkit listrik lawan pembangkit listrik” dan “bandara lawan bandara” untuk menghadapi agresi rezim Zionis.
Dalam wawancara dengan Al-Mayadeen pada Selasa malam 31 Desember, seorang pejabat tinggi militer Yaman menegaskan dunia perlu memahami komitmen Yaman untuk terus mendukung Gaza. Ia mengungkapkan pencapaian besar di bidang pengembangan persenjataan strategis, intelijen, serta kemampuan menggagalkan rencana musuh.
Pejabat itu menjelaskan operasi militer terbaru terhadap kapal induk Amerika Serikat dan serangan ke wilayah Pendudukan Palestina dilakukan menggunakan berbagai taktik militer. Serangan ini melibatkan rudal hipersonik, rudal balistik Zulfiqar, dan persenjataan lain yang mampu mencapai Tel Aviv tanpa terdeteksi oleh sistem pertahanan udara musuh.
Ia menambahkan Militer Yaman telah menyiapkan berbagai kejutan dan mendesak dunia untuk segera menghentikan agresi terhadap Gaza. Dukungan Yaman terhadap Gaza, tegasnya, tidak akan berhenti. Selain itu, Yaman memiliki opsi militer yang siap digunakan, sementara musuh seperti Amerika Serikat dan Inggris gagal memahami teknologi canggih yang telah dikembangkan.
Pejabat tersebut juga menyoroti persenjataan presisi tinggi yang dirancang untuk menembus sistem pertahanan udara tercanggih di dunia. Dengan strategi “pembangkit listrik lawan pembangkit listrik” dan “bandara lawan bandara”, ia menyatakan penghentian agresi terhadap Gaza menjadi satu-satunya solusi.
Ia menutup pernyataannya dengan menekankan Sanaa memantau semua pergerakan musuh tanpa terkecuali dan memperingatkan pihak-pihak lain agar tidak terlibat dalam rencana agresi musuh.
