Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Di Balik Layar Spionase Redaktur BBC untuk CIA dan Mossad

Di Balik Layar Spionase Redaktur BB untuk CIA dan Mossad

POROS PERLAWANAN – Dikutip Fars dari Mint Press News, Redaktur BBC untuk Timteng, Raffi Berg dituding atas keberpihakan sistematis jaringan televisi tersebut kepada Rezim Zionis. Di masa lalu, Berg adalah anggota sebuah lembaga propaganda yang dinaungi CIA.

Menurut Mint Press, sebelum bergabung dengan BBC, Berg bekerja di FBIS (Foreign Broadcast Information Service) selama tiga tahun. Berdasarkan pengakuan Berg sendiri, FBIS adalah kamuflase untuk kegiatan CIA.

Dalam wawancara dengan Jewish Telegraph, Berg membenarkan bahwa dirinya mengetahui kaitan FBIS dengan CIA. Ia bahkan mengakui gembira bisa bekerja sama dengan CIA. Ia menyatakan, proses perekrutan dirinya dilakukan dengan sangat ketat, termasuk menyelidiki masa lalunya.

Baru-baru ini, 13 pegawai BBC dalam berbagai wawancara menyatakan, tugas utama Berg adalah “memoderasi dan mengubah” laporan-laporan yang mengecam tindakan Rezim Zionis.

Mereka mengatakan, Berg memiliki pengaruh yang sangat besar dalam struktur BBC, sehingga menciptakan “atmosfer ketakutan” di tengah para pegawai. BBC sendiri membantah tudingan tersebut.

Mint Press menegaskan, Berg bukan hanya bekerja sama dengan CIA, tapi juga memiliki hubungan dekat dengan Mossad.

Berg pernah menulis sebuah buku berjudul “Red Sea Spies: The True Story of Mossad’s Fake Diving Resort.” Buku ini dipublikasikan di tahun 2020 dan membahas tentang operasi-operasi rahasia Mossad untuk memindahkan Yahudi Ethiopia ke Israel.

Berg menulis buku tersebut dengan bantuan Dani Limor, salah seorang perwira Mossad. Selain itu, ia juga mewawancarai para petinggi militer dan intelijen Israel selama 100 jam. Dalam bukunya, ia menyebut CIA sebagai “Badan Intelijen terbesar dunia.”

Menurut Mint Press, sejumlah besar pegawai media-media ternama dunia berada di bawah pengaruh Pemerintahan-pemerintahan dan Badan-badan Intelijen. Mereka bekerja sama dengan Badan-badan tersebut.

Banyak dari pegawai media-media besar seperti Google, Facebook, bahkan TikTok, pernah bekerja di berbagai instansi seperti CIA atau Kemenlu AS.

Kendati BBC mendukung Berg dan membantah tuduhan-tuduhan terhadapnya, namun jajak pendapat menunjukkan bahwa kepercayaan publik kepada stasiun televisi tersebut telah merosot drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan sebuah jajak pendapat di tahun 2023. Hanya sekitar 38 persen warga Britania yang menganggap BBC sebagai referensi berita terpercaya. Padahal 20 tahun lalu, tingkat kepercayaan publik kepada BBC mencapai 80 persen.

Mint Press menegaskan, hubungan Berg dengan Badan-badan Intelijen dan dukungan mutlaknya untuk Israel memicu pertanyaan-pertanyaan serius terkait netralitas BBC dalam meliput kabar-kabar Timteng.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *