Aktivis Palestina Ungkap Proyek Berbahaya Rezim Zionis Acak-acak Wilayah Sekitar Masjid Aqsa
POROS PERLAWANAN – Dikutip al-Alam dari Kantor Berita Shehab News, seorang akvitis Palestina yang tinggal di Quds (Yerusalem), Fakhri Abu Dayab mengungkap langkah-langkah yang diambil rezim Zionis terhadap kawasan-kawasan sekitar Masjid Aqsa, terutama di sektor tenggaranya.
Menurut Abu Dayab, dalam beberapa hari terakhir Rezim Pendudukan melakukan operasi penghancuran besar-besaran di berbagai permukiman dan desa sekitar Masjid Aqsa.
“Tujuan proyek ini adalah mengusir puluhan ribu orang dari kawasan-kawasan tersebut, demi memisahkan Masjid Aqsa dari kawasan-kawasan sekitarnya. Rezim Pendudukan berencana membangun permukiman-permukiman di sekitar Masjid Aqsa,” tutur Abu Dayab.
“Tindakan Rezim Zionis meliputi pembangunan 38 permukiman yang dimulai dari komplek Syekh Jarrah di utara sektor lama Quds dan berakhir di Salwan yang terletak di selatan Masjid Aqsa.”
“Proyek ini mencakup pembangunan unit-unit permukiman di kawasan Syekh Jarrah, Khan al-Ahmar, dan Salwan. Jumlah unit permukiman itu mencapai 6,800 unit. Proyek ini meliputi pembuatan makam-makam palsu di Salwan, taman-taman Taurat dan Talmud, jalan layang, dan penggalian terowongan.”
“Proyek ini dimulai dari Syekh Jarrah hingga selatan Salwan dekat Bet Safafa dan Sour Baher, yang akan diakhiri dengan membuat permukiman di sekitar Masjid Aqsa untuk memblokade tempat suci ini.”
Ia menambahkan, proyek tersebut sudah disahkan oleh Kabinet Rezim Zionis dan saat ini sedang dijalankan. Abu Dayab menegaskan, tujuan proyek ini adalah yahudisasi Masjid Aqsa.
Abu Ubaidah: Israel akan Segera Hengkang dengan Hina
Jubir Brigade al-Qassam, Abu Ubaidah menyatakan, Rezim Zionis akan segera mundur dari utara Gaza lantaran menderita kerugian besar.
“Setelah lebih dari 100 hari dimulainya operasi penghancuran besar-besaran dan genosida oleh Militer Israel di utara Gaza, para pejuang kita masih terus membuat musuh menderita kerugian-kerugian besar. Para pejuang telah memberikan berbagai pukulan mematikan kepada musuh. Dalam 72 jam terakhir, lebih dari 10 serdadu Israel tewas dan terluka,” kata Abu Ubaidah.
“Kerugian yang mereka derita jauh lebih besar dari yang mereka umumkan.”
“Musuh akan segera hengkang dengan penuh kehinaan dari utara Gaza, tanpa bisa menghancurkan kekuatan Perlawanan. Satu-satunya raihan mereka hingga saat ini adalah perusakan dan pembunuhan orang-orang tak berdosa.”
