Apa Saja Capaian-capaian Signifikan Perlawanan dalam Gencatan Senjata Gaza?
POROS PERLAWANAN – Berbarengan dengan kian dekatnya gencatan senjata di Gaza, stasiun televisi al-Aqsa pada Rabu malam 15 Januari menyinggung sejumlah capaian dalam kesepakatan tersebut.
Dilansir Fars, berikut adalah 11 capaian Perlawanan dalam kesepakatan gencatan senjata:
Pertama, jaminan-jaminan internasional dari Pemerintahan Donald Trump, Mesir, dan Qatar bahwa Militer Israel tidak akan menyulut perang setelah berakhirnya tahap awal kesepakatan.
Kedua, mengakhiri kehadiran Militer Israel di koridor Netzarim dalam tahap awal. Berdasarkan strategi kubu sayap kanan Israel, mereka berusaha menjadikan koridor ini sebagai batas utara Gaza.
Ketiga, kepulangan para pengungsi tanpa syarat dan pemeriksaan apa pun ke tempat-tempat tinggal mereka.
Keempat, Israel di tahap pertama akan mundur dari seluruh kawasan permukiman di Gaza.
Kelima, Qatar berjanji akan memberikan seluruh bantuan yang diperlukan kepada warga Gaza di tahap awal, meliputi bantuan makanan, tempat penampungan, dan rekonstruksi rumah sakit-rumah sakit.
Keenam, pembukaan kembali perlintasan Rafah dari kedua arah di tahap awal kesepakatan.
Ketujuh, seluruh pasien dan korban luka, termasuk pejuang, bisa pergi ke luar Gaza.
Kedelapan, pembebasan sekitar 1.700 tawanan yang sebagian besarnya adalah warga Gaza, termasuk seluruh wanita dan anak-anak yang ditangkap selama perang.
Kesembilan, pembebasan 250 tahanan dari total 550 tahanan yang divonis hukuman seumur hidup di penjara-penjara Israel pada tahap awal.
Kesepuluh, jaminan internasional untuk merekonstruksi total Gaza di tahap kedua.
Kesebelas, Hamas akan mempertahankan seluruh tawanan serdadu dan perwira Israel yang masih hidup, juga jasad-jasad serdadu Zionis, untuk menjamin terwujudnya capaian-capaian pada tahap kedua dan ketiga kesepakatan.
Menurut laporan al-Jazeera, akan ada tahap pembukaan selama 3 hari untuk menjalankan kesepakatan gencatan senjata. Tahap pertama akan dimulai pada hari Minggu mendatang dengan dibebaskannya para tawanan wanita Israel.
Kanal Qatar ini menyatakan, ada butir kesepakatan terkait pemulihan kondisi para tawanan Palestina di penjara-penjara Israel. Hamas juga menghendaki jaminan penentuan tenggat waktu definitif untuk merekonstruksi Gaza.
