Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Ansharullah: Perdamaian Sejati dan Berkelanjutan di Kawasan Bakal Terwujud Hanya dengan Kehancuran Israel

POROS PERLAWANAN – Muhammad Abdul Salam, juru bicara Gerakan Ansarallah Yaman, pada Kamis (16/1), menegaskan bahwa perdamaian sejati dan berkelanjutan di Timur Tengah hanya dapat terwujud melalui kehancuran rezim pendudukan Israel. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks dukungannya terhadap perlawanan rakyat Palestina serta sebagai respons terhadap kesepakatan gencatan senjata terbaru di Gaza.

Dalam pernyataannya, Abdul Salam, yang juga memimpin delegasi perunding Pemerintah Sanaa, menegaskan pentingnya isu Palestina bagi dunia Islam. “Dengan diumumkannya gencatan senjata di Gaza, perjuangan Palestina tetap menjadi prioritas utama dunia Islam dan akan terus menjadi pusat perhatian,” ujarnya.

Dia menyoroti bahwa keberadaan rezim Zionis menjadi ancaman utama bagi keamanan dan stabilitas kawasan. “Perdamaian sejati di wilayah ini tidak akan tercapai selama entitas ilegal ini tetap ada. Entitas ini didirikan dengan kekerasan oleh kekuatan Barat-Amerika dan terus bertahan dengan mengorbankan rakyat Palestina serta negara-negara di kawasan,” tegas Abdul Salam.

Dukungan kepada Perlawanan Palestina dan Irak

Abdul Salam menyampaikan apresiasi kepada perlawanan Islam Irak atas kontribusi strategis mereka dalam mendukung perjuangan Gaza, baik melalui aksi militer maupun politik. “Kami berterima kasih kepada perlawanan Islam Irak atas dukungan signifikan mereka, yang memberikan dampak besar dalam perjuangan rakyat Palestina,” ungkapnya.

Kontribusi Rakyat dan Pasukan Yaman

Dalam pidatonya, Abdul Salam juga menyoroti peran rakyat Yaman dan pasukan bersenjatanya dalam mendukung Gaza. “Kami bersyukur kepada Allah SWT yang memberikan kekuatan kepada rakyat kami untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina. Kami telah menggelar demonstrasi mingguan yang dihadiri jutaan orang sebagai wujud solidaritas terhadap Gaza,” jelasnya.

Abdul Salam menambahkan bahwa pasukan Yaman juga telah memainkan peran aktif melalui operasi militer untuk mendukung Gaza sejak awal serangan hingga pengumuman gencatan senjata.

Blokade Yaman sebagai Pendorong Perlawanan

Abdul Salam menegaskan bahwa penderitaan rakyat Yaman akibat blokade dan agresi yang mereka alami justru menjadi pendorong untuk mendukung perjuangan Palestina. “Blokade terhadap Yaman dan penderitaan yang kami alami menjadi motivasi bagi kami untuk mengambil tanggung jawab lebih besar dalam mendukung rakyat Gaza,” katanya.

Pesan untuk Rezim Zionis dan Kekuatan Pendukungnya

Dalam penutup pernyataannya, Abdul Salam menyampaikan pesan tegas kepada rezim Zionis dan pendukungnya. “Rezim ini adalah entitas ilegal yang tidak memiliki hak untuk eksis. Keberadaannya hanya menciptakan konflik dan mengancam stabilitas kawasan. Selama rezim ini masih ada, perdamaian sejati tidak akan pernah tercapai,” tandasnya.

Pernyataan tersebut kembali menegaskan komitmen Gerakan Ansarallah dan rakyat Yaman dalam mendukung perjuangan Palestina serta menolak segala bentuk normalisasi hubungan dengan Israel.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *