Loading

Ketik untuk mencari

Suriah

Serangan Besar-Besaran Pasukan Jolani Sasar Penduduk Homs Suriah

POROS PERLAWANAN – Ketegangan terus meningkat di wilayah barat Suriah setelah elemen pemberontak Takfiri yang terkait dengan pemimpin kelompok bersenjata, Mohammed al-Jolani, melancarkan operasi militer di provinsi Homs. Pertempuran sengit antara pasukan lokal dan kelompok bersenjata tersebut dilaporkan masih berlangsung.

Menurut laporan dari kantor berita internasional Farsnews pada Rabu 21 Januari, elemen yang berafiliasi dengan kelompok Haiat Tahrir al-Sham (HTS), yang dipimpin oleh Jolani, telah memasuki beberapa wilayah di provinsi Homs, termasuk daerah berpenduduk Syiah. Operasi ini dilakukan dengan dalih mengejar sisa-sisa pasukan yang loyal kepada rezim Suriah sebelumnya.

Sebuah sumber keamanan Suriah yang diwawancarai oleh jaringan berita Al-Ikhbariyah menyatakan bahwa pemberontak bersenjata, bersama dengan pasukan keamanan, telah menuju Homs dengan tujuan mengendalikan perbatasan. “Sejumlah orang yang masuk dalam daftar pencarian juga berada di wilayah ini,” klaim sumber tersebut.

Korban Jiwa dan Kekerasan yang Terjadi

Menurut laporan dari Pusat Kajian Krisis, pemberontak dari kelompok Haiat Tahrir al-Sham diduga telah mengeksekusi empat bersaudara Muslim Syiah di daerah Bsatine Al-Waer, Homs. Korban yang diidentifikasi sebagai Mohammad Hasan Yasin, Fawaz Hasan Yasin, Ayman Hasan Yasin, dan Reza Hasan Yasin, ditemukan tewas di dekat rumah mereka.

Sementara itu, Observatorium Pesisir Suriah melaporkan bahwa dua warga lainnya, Reza Hasan Yasin dan Hasan Shaker Mousa, juga tewas dalam serangan pemberontak saat mereka dalam perjalanan pulang dari tempat kerja. Laporan menyebutkan bahwa para korban berasal dari desa Al-Raqqah, barat distrik Al-Waer, dan memiliki hubungan dekat dengan ulama Syiah terkemuka di Suriah, Sayyid Mohammad Mousa Al-Hassani Al-Husseini.

Situasi Terkini

Saat ini, pertempuran hebat terus berlangsung antara elemen bersenjata yang terkait dengan Jolani dan pasukan yang diyakini masih setia kepada rezim Suriah sebelumnya. Sumber keamanan melaporkan bahwa sebagian besar pertempuran terjadi di wilayah Al-Ghuwr Al-Gharbi, barat Homs.

Pasukan yang berafiliasi dengan Jolani juga dikabarkan telah memulai operasi “pembersihan” besar-besaran di daerah tersebut. Kantor berita resmi Suriah, SANA, menerbitkan gambar-gambar yang menunjukkan awal mula operasi ini dan melaporkan bahwa beberapa individu yang terkait dengan rezim lama menolak untuk menyerahkan senjata mereka.

Reaksi Publik dan Media Sosial

Meskipun ada instruksi resmi untuk tidak memublikasikan aksi balas dendam di Suriah, sejumlah video yang menunjukkan perlakuan pasukan pemberontak terhadap warga sipil telah beredar luas di media sosial. Saksi mata dan sumber lokal juga terus membagikan informasi terkait kondisi di lapangan.

Pihak berwenang setempat hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan situasi terbaru di Homs. Namun, ketegangan di wilayah tersebut diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

(Sumber: Farsnews, Al-Ikhbariyah, SANA, Observatorium Suriah)

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *