Loading

Ketik untuk mencari

Rusia

Dinilai Sudah ‘Kedaluwarsa’, Zelensky Bakal Disingkirkan NATO

Dinilai Sudah ‘Kedaluwarsa’, Zelensky Bakal Disingkirkan NATO

POROS PERLAWANAN – Biro Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) dalam laporannya pada Senin 3 Februari menyatakan, NATO tengah mengkaji pergantian rezim di Ukraina. NATO disebut telah sadar bahwa tanggal kedaluwarsa Volodymir Zelensky telah tiba.

Diberitakan Fars, SVR menilai bahwa NATO sedang menyiapkan kampanye untuk menghilangkan kredibilitas Presiden Ukraina tersebut. NATO berencana akan membongkar informasi terkait korupsi yang dilakukan Zelensky dan timnya senilai lebih dari 1,5 miliar Dolar.

NATO juga berniat mengungkap fakta terkait keterlibatan Zelensky dalam penjualan persenjataan Barat kepada kelompok-kelompok di Afrika.

Sehubungan dengan motif keputusan NATO ini, Moskow menjelaskan bahwa pakta militer Barat tersebut sadar tidak lagi bisa membendung serangan Militer Rusia yang terus bertambah dalam waktu dekat. Di saat bersamaan, berkuasanya Donald Trump di  AS menambah kesangsian soal berlanjutnya bantuan militer Barat untuk Kiev.

Dalam kondisi semacam ini, penting bagi NATO untuk mempertahankan sisa-sisa Ukraina sebagai sebuah wadah anti-Rusia dengan cara apa pun. Sebab itu, NATO berusaha menghentikan konflik, dan Zelensky dipandang sebagai rintangan utama perundingan untuk mengakhiri perang dan memulai proses perdamaian.

Laporan SVR menyebutkan, NATO ingin terbebas dari Zelensky dengan mengadakan Pemilu semidemokratis, yang bisa diselenggarakan pada musim gugur.

Sementara itu, Wakil Dewan Keamanan Nasional Rusia, Dmitry Medvedev menyatakan, uang yang dianggarkan Washington untuk Kiev justru masuk ke saku para pencuri di Ukraina dan AS.

Hal ini diutarakan Medvedev di laman pribadinya di Telegram. Dia menyinggung pernyataaan Zelensky bahwa “100 miliar Dolar dari uang yang diberikan Washington kepada Kiev tidak pernah sampai ke tangan Ukraina.”

“Ini adalah kebohongan besar. Uang-uang ini masuk ke saku para maling di kedua belah pihak, mulai dari Washington hingga Kiev,” kata Medvedev.

“Dengan melihat besarnya anggaran yang dikhususkan untuk Ukraina, para maling ini menilap uang-uang ini dalam masa jangka panjang dengan penuh sukacita.”

Tags: