Hizbullah Umumkan Tanggal Pengiringan Jenazah Syahid Nasrallah dan Syahid Shafiudin
POROS PERLAWANAN – Di awal pidato pada Minggu malam 2 Februari, Sekjen Hizbullah, Syekh Naim Qasim menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Panglima Brigade al-Qassam, Muhammad Dheif dan Wakilnya, Marwan Isa.
Diberitakan al-Alam, Syekh Qasim juga menyampaikan selamat atas pembebasan para tahanan Palestina dan capaian-capaian Perlawanan Palestina.
Di lanjutan pidatonya, Sekjen Hizbullah menyoroti pelanggaran gencatan senjata oleh Israel,
“Setelah perpanjangan gencatan senjata, Pemerintah Lebanon bertanggung jawab untuk menindaklanjuti dan menekan negara-negara pengawas guna menghentikan serangan dan pelanggaran Rezim Zionis.”
“Aksi-aksi Israel bukan sekadar pelanggaran, tapi sebuah agresi tahap pertama. Pemerintah Lebanon harus menyikapinya dengan tegas.”
“Kami bersabar di hadapan aksi-aksi Rezim Israel supaya Pemerintah Lebanon menjalankan kewajibannya dalam mengimplementasikan kesepakatan gencatan senjata. Israel telah melanggar kesepakatan dan tidak memedulikan apa pun.”
“Perlawanan adalah sebuah jalan dan opsi. Kami akan bertindak pada waktunya sesuai prediksi-prediksi kami. Ada serangan-serangan yang dilakukan dengan pengawasan AS-Israel. Sejumlah negara bersama beberapa faksi domestik melancarkan propaganda untuk mengalahkan Perlawanan.”
“Kita tidak bicara tentang kemenangan mutlak, sebab perang selalu dibarengi dengan keuntungan dan kerugian.”
“Rakyat kita tahu benar bahwa Lebanon menang dalam beberapa hal, dan kalah dalam hal-hal lain. Kemenangan yang kita bicarakan adalah buah dari keteguhan, penangkalan serangan Israel, dan ketidakmampuan musuh menghancurkan Perlawanan.”
“Kepulangan warga selatan (Lebanon) menjelaskan sikap mulia perebutan kembali tanah-tanah kita. Bangsa mulia Lebanon bersama Perlawanan dan Militer telah membebaskan negara ini.”
Sembari menegaskan bahwa bendera Hizbullah akan terus berkibar, Syekh Qasim mengumumkan bahwa pengiringan jenazah Syahid Hasan Nasrallah akan dilaksanakan pada 23 Februari mendatang.
“Di hari yang sama, Syahid Hashim Shafiudin juga akan diiring sebagai Sekjen Hizbullah,” kata Syekh Qasim.
Syahid Shafiudin gugur dalam serangan Israel 4 hari setelah terpilih sebagai Sekjen Hizbullah menggantikan Syahid Nasrallah.
Syekh Qasim menyatakan, slogan dalam prosesi pengiringan jenazah tersebut adalah “kami memegang teguh janji kami.” Ia lalu menambahkan,”Kami meminta agar tidak ada yang melepaskan tembakan sebelum dan setelah prosesi pengiringan, sebab itu tindakan yang tercela dan tak terpuji.”
